INDOZONE.ID - Bagi banyak pelancong, menyusun anggaran liburan adalah tahap yang paling krusial. Namun, ada beberapa destinasi di dunia yang tetap menguras kantong sedalam apa pun kita berhemat.
Negara-negara ini menawarkan pemandangan spektakuler dan kualitas hidup yang luar biasa, namun datang dengan "harga" yang setimpal.
Berikut adalah daftar negara dengan biaya wisata paling mahal di dunia serta rahasia di balik tingginya angka-angka tersebut.
Baca juga: Ngabuburit Rasa Liburan: 5 Rekomendasi Hidden Gem di Tangerang untuk Menunggu Azan Maghrib!
1. Swiss
Swiss secara konsisten menempati urutan teratas negara termahal. Di sini, biaya makan sederhana di restoran cepat saji saja bisa mencapai dua kali lipat harga di negara Eropa lainnya.
Nilai tukar mata uang Franc Swiss (CHF) yang sangat kuat dan standar upah minimum yang sangat tinggi bagi pekerja lokal. Bahkan kalian setidaknya harus merogoh kocek sedalam Rp350.000 – Rp500.000 per orang hanya untuk membeli makan siang.
Maka dari itu, kalian wajib banget manfaatkan Swiss Travel Pass untuk transportasi dan belilah makanan di supermarket seperti Coop atau Migros yang menyediakan area makanan siap saji berkualitas.
2. Norwegia
Negara Skandinavia ini dikenal dengan fjord yang indah, namun juga pajak yang tinggi pada barang dan jasa, terutama alkohol dan bahan bakar.
Mengapa Mahal? Norwegia memiliki PPN sebesar 25% untuk sebagian besar barang, serta biaya logistik yang sulit karena medan pegunungan yang ekstrem. Bahkan harga secangkir kopi susu (latte) bisa mencapai Rp100.000 – Rp120.000.
Tips hemat saat mengunjungi Norwegia ialah manfaatkan hak Allemannsretten (hak akses publik) yang mengizinkan Anda berkemah secara gratis di alam terbuka selama mematuhi aturan lingkungan.
Baca juga: 4 Kegiatan Seru Saat Liburan ke Dubai di Bulan Ramadhan
3. Islandia
Berada di tengah Samudra Atlantik Utara membuat Islandia harus mengimpor hampir semua kebutuhan pokok, mulai dari buah-buahan hingga bahan bangunan.
Mengapa Mahal? Biaya pengiriman barang ke pulau terpencil ini sangat tinggi, ditambah dengan permintaan wisata yang melonjak drastis yang menaikkan harga sewa mobil dan hotel. Harga sewa mobil kecil bisa mencapai Rp1,5 juta – Rp2,5 juta per hari.
Tips hemat yang wajib banget kalian tahu saat mengunjungi Islandia ialah minumlah air langsung dari keran, karena air di Islandia adalah salah satu yang termurni di dunia secara gratis. Hindari membeli air kemasan yang harganya selangit.
4. Singapura
Untuk skala Asia Tenggara, Singapura adalah pengecualian. Negara ini sering dinobatkan sebagai salah satu kota termahal di dunia untuk ditinggali.
Mengapa Mahal? Keterbatasan lahan membuat biaya akomodasi (hotel/apartemen) sangat tinggi dan pajak untuk barang mewah dan alkohol sangat besar. Kamar hotel bintang 3 yang sangat mungil berkisar Rp1,8 juta-Rp2,5 juta per malam.
Tips hemat berlibur ke Singapura adalah makanlah di pusat jajanan kuliner seperti Maxwell atau Newton. Rasanya otentik, porsinya besar, dan harganya masih di kisaran Rp60.000 – Rp100.000.
5. Jepang
Meskipun nilai Yen terkadang berfluktuasi, Jepang tetap menjadi destinasi mahal terutama dalam hal transportasi antarkota (Shinkansen) dan ruang akomodasi yang terbatas di Tokyo.
Mengapa Mahal? Biaya operasional teknologi tinggi dan standar layanan yang sangat detail (omotenashi) membuat harga jasa di Jepang tetap premium. Tiket kereta cepat (Shinkansen) satu arah Jakarta-Surabaya versi Jepang bisa mencapai Rp1,5 juta – Rp2 juta.
Tips hemat saat mengunjungi Jepang adalah gunakan bus malam untuk pindah kota guna menghemat biaya hotel, dan berburulah makanan diskon di basement departemen store atau Depachika menjelang jam tutup toko.
Mengunjungi negara-negara ini memang membutuhkan perencanaan finansial yang matang, namun kualitas pengalaman yang didapatkan sering kali sebanding dengan harganya.
Keteraturan, kebersihan, dan keindahan alam yang terjaga adalah 'produk' yang Anda beli. Jadi, negara mana yang akan masuk ke dalam daftar tabungan Anda tahun ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Travel Radar