INDOZONE.ID - Setelah hampir 6 tahun tidak beroperasi karena adanya revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) serta kerusakan layar pproyektor, Planetarium akan kembali beroperasi.
Bahkan pada saat pembukaan nanti, tiket Planetarium akan gratis untuk para pelajar selama 3 bulan. Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, yakni Pramono Anung.
"Saya bahagia sekali setelah 13 tahun lebih, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin pada waktu itu Alhamdulillah hari ini bisa kita hidupkan kembali," kata Pramono, seperti disadur INDOZONE dari Antara, Rabu (24/12/2025).
Baca juga: 7 Resep Camilan Natal untuk Keluarga, Simpel tapi Bikin Hangat Suasana
"Saya sudah memutuskan untuk pelajar Jakarta yang ingin memanfaatkan ini selama tiga bulan akan kami gratiskan," sambungnya.
Namun, Pramono menekankan bahwa kebijakan tersebut hanya berlaku untuk para pelajar. Ia mengatakan bagi orang tua maupun pendamping tetap akan dikenakan biaya tiket masuk.
Tak hanya bagi pelajar Jakarta, Pramono juga akan menggratiskan tiket Planetarium untuk pelajar luar Jakarta yang ingin datang ke tempat tersebut.
“Bagaimana yang dari daerah? Selama liburan ini, selama pelajar, kami berikan gratis. Tetapi tetap orang tua, keluarganya harus membayar seperti biasa,” jelas Pramono.
Baca juga: 10 Kuliner Khas Natal dari Berbagai Negara yang Populer di Indonesia
Kendati demikian, Pramono menyebut besaran biaya tiket masuk Planetarium belum diputuskan. Nantinya, hal tersebut akan diumumkan saat Planetarium resmi dibuka untuk umum.
Pramono memaparkan, alasan dirinya menggratiskan tiket Planetarium untuk pelajar karena ia menilai saat ini para pelajar tidak tahu tentang Taman Ismail Marzuki.
Dengan kebijakan tersebut, Pramono ingin mendorong agar generasi muda tertarik untuk berkunjung ke tempat itu.
“Saya yakin-seyakinnya ketika mereka melihat tadi, termasuk artificial intelligence yang ada, saya yakin mereka pasti akan tertarik. Dan kalau itu bisa dilakukan, TIM akan hidup, UMKM-nya juga akan berjalan dan ini multi-flyer efeknya pasti besar,” kata Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara