Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 21:35 WIB

TMII Suguhkan Ragam Aktivasi Budaya dan Hiburan di Libur Nataru 2025

Author

Pertunjukkan seni tari di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2025-2026, destinasi wisata sangat diminati banyak pengunjung. 

Apalagi buat pecinta destinasi wisata yang bernuansa seni dan budaya. Sejalan dengan hal itu, InJourney Group hadir guna mengembangkan ekosistem pariwisata nasional. 

Mengusung tema besar "Hadiah dari Hati adalah Perjalanan Penuh Arti", seluruh destinasi pariwisata InJourney siap menyuguhkan rangkaian program yang berfokus pada pengalaman wisata berkualitas, aman, dan penuh makna bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari InJourney, InJourney Destination Management (IDM) mengartikan tema ini melalui pendekatan pengelolaan destinasi yang lebih terintegrasi, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan budaya lokal, perbaikan tata kelola mobilitas pengunjung, hingga kurasi acara yang relevan bagi keluarga, millennial, dan generasi muda.

Baca juga: MRT Buka Rute Fatmawati-TMII, Bakal Terintegrasi dengan LRT Jabodebek

Febrina Intan, selaku Direktur Utama IDM menjelaskan bahwa momentum NATARU selama ini identik dengan momen untuk berbagi hadiah yang bermanfaat kepada keluarga dan orang terdekat.

"Karena itu, pada libur NATARU ini TMII mengusung sub-tema yaitu, 'Hadiah dari Jelajah Budaya adalah Kisah Penuh Makna,'. TMII akan hadir sebagai sebuah hadiah. Namun, hadiah ini bukan berarti dalam bentuk benda, melainkan pengalaman yang penuh makna dan sukacita," ujar Febrina saat jumpa pers di Museum Indonesia, TMII, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Ia menambahkan, berbagai destinasi lain yang dikelola yakni Candi Borobudur dan Candi Prambanan, yang juga dihadirkan sebagai ruang bagi keluarga lintas generasi untuk menghabiskan waktu bersama, merayakan kebersamaan, sekaligus menemukan kembali nilai-nilai budaya Indonesia.

"Setiap destinasi kami rancang dengan core event dan program yang relevan bagi berbagai generasi, sehingga setiap kunjungan menghadirkan cerita yang bermakna," ujarnya.

Lebih lanjut, Febrina menekankan bahwa saat libur akhir tahun, IDM memastikan seluruh aktivitas dan layanan di setiap destinasi berjalan dengan standar operasional yang mengedepankan seamless customer experience.

"TMII, misalnya, menjadi contoh bagaimana warisan budaya dapat dihadirkan secara inklusif, menggabungkan budaya, hiburan, dan layanan modern," lanjutnya.

NATARU Tahun Ini Menyuguhkan Aktivasi Budaya dan Non Budaya

Sambut Pekan Nataru, TMII bagian dari InJourney Destination Management Siap Hadirkan “Hadiah dari Hati”. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

Berbeda dari NATARU tahun 2024-2025, tahun ini TMII akan menghadirkan aktivasi budaya maupun non budaya multisensori dari mulai pertunjukan dan tradisi yang hidup, kuliner

Nusantara yang siap memanjakan lidah, dan alunan musik modern berpadu dengan nuansa tradisional dari tanggal 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026. 

Seluruh rangkaian acara akan lebih mengutamakan customer experience dengan budaya sebagai DNA. 

Mengusung tema "Hadiah dari Jelajah Budaya adalah Kisah Penuh Makna", TMII akan memberikan pelayanan dengan kualitas yang jauh lebih tinggi, serta memastikan semua inisiatif TMII akan lebih memberi dampak nyata bagi masyarakat baik dampak sosial maupun ekonomi.

"Momentum NATARU ini bukan hanya sekedar hiburan, melainkan momentum budaya dan kebersamaan. Di sini, kami ingin memberi Hadiah melalui Jelajah Budaya di TMII sebagai kisah penuh makna," kata Ratri Paramita, Plt. Direktur Utama TMII.

Selain perayaan, TMII juga menyediakan aktivitas bertema sosial yang memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM maupun komunitas budaya dengan memberdayakan lebih dari 50 UMKM, artisan lokal, hingga komunitas daerah. 

Suguhkan Hadiah Akhir Tahun Lewat Sukaria Ga Ada Habisnya untuk Keluarga Indonesia

Sukaria Ga Ada Habisnya merupakan bagian terpenting dalam rangkaian perayaan akhir tahun di TMII yang dirancang untuk menghadirkan kegembiraan, kebersamaan, dan pengalaman budaya yang berkelanjutan bagi seluruh pengunjung. 

Sebagai bagian dari program tersebut, TMII bekerja sama dengan Gebyar Komunikasi menghadirkan Sorak Sorai Festival 2.0 untuk menyambut momen Natal dan Tahun Baru. 

Baca juga: TMII Versi Baru: Tegaskan Komitmen Pelestarian Lingkungan Lewat Pendekatan Seni

Festival ini akan berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, menjadi salah satu rangkaian utama perayaan akhir tahun di TMII.

Festival ini turut melibatkan pertunjukan konser musik dari musisi papan atas seperti Slank, Barasuara, NDX, Vieratalle, dan Soulfu. 

Selain rangkaian Sorak Sorai Festival, pengunjung juga bisa menikmati berbagai keseruan yang ditawarkan di TMII. Ada Light Installation Hutan Menyala Dongeng Nusantara produksi Sembilan Matahari, Circus Nusantara, Animal Parade dari Jagat Satwa Nusantara, Jazz Senja Nusantara bersama Jazz Gunung Indonesia selain dari berbagai aktivasi budaya seperti Parade Budaya dari Diklat Anjungan TMII, Tari Kecak, dan masih banyak lagi.

Melalui perpaduan budaya, hiburan, kreativitas, layanan modern, dan nilai sosial, Sorak Sorai Festival 2.0 menjadi "hadiah dari hati" bagi masyarakat Indonesia yang ingin merayakan akhir tahun dengan cara yang penuh makna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU