INDOZONE.ID - Sebagai Ibu Kota Kalimantan Timur dan dibelah oleh Sungai Mahakam, Samarinda memang menyajikan kekayaan budaya yang sangat kontras dan memikat.
Pemandangan hutan tropis yang masih khas, menjadikan Samarinda salah satu destinasi liburan yang favorit. Namun usai menyusuri sungai atau mengunjungi Desa Budaya Pampang, jangan sampai Anda pulang dengan tangan hampa.
Sebab ada beberapa benda dan juga makanan khas Samarinda yang wajib banget kalian bawa pulang sebagai oleh-oleh untuk orang-orang yang kalian sayangi.
Baca juga: Terminal Kampung Rambutan Siapkan 280 Armada Bus untuk Angkut Penumpang Selama Nataru
5 Oleh-oleh Khas Samarinda yang Wajib Diborong
Berikut adalah 5 benda dan makanan wajib yang harus masuk ke dalam daftar belanjaan Anda saat berkunjung ke Samarinda:
1. Tajong Samarinda
Ini adalah ikon kebanggaan kota ini. Sarung Samarinda bukan sembarang kain, ia dibuat menggunakan alat tenun tradisional yang disebut Gedokan.
Teksturnya sedikit lebih tebal namun tetap lembut, dengan motif kotak-kotak atau garis yang tegas. Warnanya yang cerah namun elegan tidak mudah pudar meski dicuci berkali-kali.
2. Amplang Ikan
Meskipun bisa ditemukan di daerah Kalimantan lainnya, Amplang Samarinda memiliki tempat tersendiri di hati para pelancong karena kualitas ikannya.
Kerupuk berbentuk bulat atau lonjong kecil ini terbuat dari campuran tepung tapioka dan daging ikan (biasanya Ikan Pipih atau Ikan Tenggiri).
Baca juga: 5 Jajanan Legendaris di Pasar Gede Solo yang Wajib Kamu Beli saat Liburan Akhir Tahun
3. Aksesoris Manik-Manik Khas Dayak
Samarinda adalah titik temu berbagai budaya Kalimantan, termasuk kerajinan tangan suku Dayak yang sangat terampil dalam mengolah manik-manik.
Anda bisa menemukan kalung (manik kura), gelang, tas kecil, hingga gantungan kunci dengan motif khas seperti burung enggang atau motif tumbuhan.
4. Lempok Durian
Bagi pecinta raja buah, Lempok Durian Samarinda adalah surga dunia yang bisa dimasukkan ke dalam koper tanpa khawatir aromanya mengganggu.
Berbeda dengan dodol yang banyak menggunakan tepung ketan, Lempok mengandung persentase daging buah durian yang jauh lebih tinggi (bisa mencapai 80-90%).
5. Batik Kalimantan Timur
Batik Samarinda memiliki karakter yang sangat berbeda dengan batik Jawa. Coraknya lebih berani dan mencerminkan alam Kalimantan yang liar.
Motif Batang Garing atau motif ukiran Dayak yang meliuk-liuk indah jadi yang paling populer. Ada juga Batik Shaho yang sangat terkenal dengan desain etnik yang kuat.
Untuk mendapatkan oleh-oleh ini dalam satu lokasi, Anda bisa mengunjungi kawasan Citra Niaga yang merupakan pusat kerajinan legendaris, atau mampir ke sentra pengrajin sarung di kawasan Samarinda Seberang untuk melihat proses pembuatannya secara langsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan