INDOZONE.ID - Pulau Kalimantan memang dikenal sebagai "Paru-paru Dunia", merupakan salah satu surga bagi para pencinta alam dan petualangan.
Dengan hutan tropis yang lebat, sungai-sungai besar yang membelah daratan, dan kekayaan flora-fauna yang unik, pulau ini menawarkan pengalaman wisata yang tak ada duanya.
Berbeda dengan destinasi lain yang ramai, wisata alam Kalimantan menawarkan ketenangan dan keindahan yang masih asri.
7 Wisata Alam Terbaik di Pulau Kalimantan
Jika kamu mencari pengalaman liburan yang otentik dan menantang, berikut adalah 7 wisata alam terbaik di Pulau Kalimantan yang wajib masuk daftar perjalananmu.
Baca juga: Resep Yoghurt Cake yang Lembut dan Enak, Bikin Nagih!
1. Taman Nasional Tanjung Puting (Kalimantan Tengah)
Taman Nasional Tanjung Puting adalah salah satu destinasi paling ikonik di Kalimantan, terutama untuk melihat orangutan. Di sini, kamu bisa menelusuri Sungai Sekonyer dengan kapal klotok (perahu kayu tradisional) sambil menikmati keindahan hutan mangrove dan vegetasi rawa.
Daya tarik utamanya adalah melihat orangutan secara langsung di habitat alaminya, terutama saat mereka diberi makan di pos-pos rehabilitasi.
2. Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki (Kalimantan Timur)
Empat pulau ini adalah surganya para penyelam dan snorkeler. Kepulauan Derawan menawarkan keindahan pantai pasir putih dan air laut yang jernih.
Di Pulau Maratua, kamu bisa menemukan resort eksklusif dengan pemandangan menakjubkan. Sementara itu, Pulau Kakaban terkenal dengan danau ubur-ubur tidak menyengat yang unik, dan Pulau Sangalaki adalah habitat bagi penyu hijau.
Baca juga: Resep Mango Sago Pudding yang Enak Banget dan Segar, Anti Gagal!
3. Danau Labuan Cermin (Kalimantan Timur)
Terletak di Kabupaten Berau, Danau Labuan Cermin adalah permata tersembunyi yang unik. Danau ini memiliki dua lapisan air: air tawar di permukaan dan air asin di bagian bawah, yang membuat airnya sangat jernih dan terlihat seperti cermin.
Kamu bisa melihat pantulan awan dan pepohonan dengan sempurna di permukaan airnya, menjadikannya spot foto yang sangat menawan.
4. Taman Nasional Kutai (Kalimantan Timur)
Bagi kamu yang ingin merasakan petualangan di hutan tropis yang sesungguhnya, Taman Nasional Kutai adalah jawabannya. Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya, termasuk orangutan dan bekantan (monyet berhidung panjang).
Kamu bisa melakukan trekking di dalam hutan, mengamati burung, atau berkunjung ke pohon ulin raksasa yang usianya sudah ratusan tahun.
5. Sungai Mahakam (Kalimantan Timur)
Sungai Mahakam adalah salah satu sungai terpanjang di Indonesia. Perjalanan di sungai ini menawarkan pengalaman yang unik, di mana kamu bisa melihat kehidupan masyarakat dayak di sepanjang tepian sungai, serta keindahan alam yang masih perawan.
Selain itu, kamu juga berkesempatan melihat lumba-lumba air tawar, yakni pesut Mahakam yang langka serta termasuk dalam kategori satwa yang dilindungi.
6. Taman Nasional Gunung Palung (Kalimantan Barat)
Taman Nasional Gunung Palung dikenal sebagai salah satu habitat orangutan terpenting di dunia. Dengan topografi yang beragam, mulai dari hutan rawa, hutan dataran rendah, hingga hutan pegunungan, taman nasional ini menawarkan petualangan yang lengkap.
Kamu bisa trekking mendaki gunung, menjelajahi gua, dan mengamati satwa endemic yang khas Pulau Kalimantan.
7. Bukit Bangkirai (Kalimantan Timur)
Bukit Bangkirai menawarkan pengalaman eco-adventure yang menarik. Di sini, kamu bisa berjalan di atas jembatan gantung (canopy bridge) yang menghubungkan lima pohon bangkirai raksasa dengan ketinggian sekitar 30 meter.
Dari ketinggian ini, kamu bisa melihat pemandangan hutan hujan dari sudut pandang yang berbeda.
Wisata alam Kalimantan menawarkan petualangan yang tak terlupakan dan berbeda dari tempat lain. Dari hutan yang kaya akan flora dan fauna hingga pantai dan danau yang memukau, setiap destinasi memiliki keunikan tersendiri.
Rencanakan perjalananmu ke Kalimantan, dan nikmati keajaiban alam yang tak terjamah ini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan