INDOZONE.ID - Museum bukan lagi sekadar tempat menyimpan barang-barang bersejarah. Sekarang, banyak museum tampil gila-gilaan dari sisi arsitektur. Di balik bentuk bangunan yang anti mainstream itu, berdiri nama-nama arsitek top dunia yang berhasil mengubah imajinasi jadi nyata. Nah, berikut ini adalah 10 arsitek di balik museum paling unik di dunia. Daftar ini sengaja diacak biar lebih seru!
Frank Gehry – Fondation Louis Vuitton, Prancis
Bangunan ini terletak di tengah taman Bois de Boulogne, Paris. Frank Gehry merancangnya seperti layar kapal transparan yang tertiup angin. Bentuknya penuh lekukan dan refleksi, menciptakan tampilan yang hidup dan menyatu dengan alam sekitar.
Metropol Parasol, Spanyol
Terletak di Seville, bangunan kayu raksasa ini sering disebut jamur raksasa. Jurgen Mayer menciptakan struktur ini sebagai kombinasi pasar, museum, ruang publik, dan spot melihat panorama kota. Fungsional sekaligus futuristik.
Royal Ontario Museum, Kanada
Museum ini punya dua gaya berbeda. Arsitektur awal oleh Frank Darling bernuansa klasik, tapi ekspansi modernnya yang disebut Michael Lee-Chin Crystal dirancang oleh Daniel Libeskind. Bentuknya seperti kristal kaca yang seolah “menabrak” bangunan lama, kontras, tapi menyatu.
Baca juga: Foraging ala Chef Pippa Lovell: Masak, Jaga Alam, dan Ubah Dunia dari Dapur
Museum of the Future, Dubai
Museum ini punya desain berbentuk oval berlubang yang dihiasi kaligrafi Arab. Dirancang oleh firma Killa Design, bangunan ini melambangkan inovasi dan masa depan. Isinya tentu bukan tentang sejarah, tapi teknologi, eksperimen, dan simulasi masa depan.
Cancun Underwater Museum of Art, Meksiko
Museum ini nggak biasa, letaknya di bawah laut. Jason deCaires Taylor, seniman dan pematung asal Inggris, membuat ratusan patung dari beton ramah lingkungan yang kemudian ditenggelamkan ke dasar laut. Tapi ini bukan sekadar seni biasa. Tujuannya jelas yaitu, membantu pertumbuhan terumbu karang. Lewat karya seninya, Jason menciptakan dunia bawah laut yang bukan cuma indah, tapi juga bermanfaat bagi ekosistem laut.
Guggenheim Museum Bilbao, Spanyol
Salah satu karya Gehry yang paling ikonik. Bangunan ini mengubah Bilbao dari kota industri biasa menjadi destinasi seni kelas dunia. Gedung berselimut titanium ini berbentuk seperti kapal atau makhluk hidup yang sedang bergerak.
Denver Art Museum, Amerika Serikat
Gio Ponti membangun gedung awal dengan desain elegan dan ramping. Beberapa dekade kemudian, Daniel Libeskind menambahkan bangunan baru yang tajam dan penuh sudut, terinspirasi dari pegunungan serta batu kristal Colorado. Kontras yang memukau.
Holon Design Museum, Israel
Desain museum ini sederhana tapi berani. Ron Arad merancangnya dengan pita baja melengkung berwarna oranye dan merah yang mengelilingi bangunan kotak. Minimalis, berkarakter, dan sangat desain.
Museum of Pop Culture (MoPOP), Amerika Serikat
Gehry lagi-lagi bikin museum dengan bentuk nyeleneh. Kali ini, bangunannya terinspirasi dari tumpukan bagian gitar listrik. Museum ini menampung sejarah budaya pop seperti musik rock, film, dan video game penuh warna dan dinamis.
Baca juga: Indonesia Siap Jadi Episentrum Wisata Olahraga Dunia, Ini 5 Alasannya
China Academy of Arts Folk Art Museum, Tiongkok – Kengo Kuma
Museum ini dibangun di atas bekas ladang teh di daerah Hangzhou. Kengo Kuma merancangnya agar menyatu dengan lanskap, menggunakan atap miring dari ubin abu-abu dan bentuk yang mengikuti kontur tanah. Sederhana, tapi sarat filosofi.
Arsitek-arsitek ini berhasil membuktikan bahwa desain bangunan bisa punya cerita sendiri. Setiap museum bukan hanya tempat pameran, tapi juga karya arsitektur yang mengubah wajah kota, menggugah emosi, dan membuka pikiran. Kalau kamu tertarik dengan dunia arsitektur atau seni ruang, museum-museum ini wajib banget masuk bucket list kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Parametric-architecture.com