Ilustrasi bus transjakarta. (ANTARA FOTO/Syahrudin/wsj/tom)
INDOZONE.ID - Kemang bukan sekadar kawasan di Jakarta Selatan. Sejak lama kawasan ini sudah menjelma jadi ikon gaya hidup urban yang hidup, dinamis, dan kreatif.
Banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, menyebut Kemang sebagai “kota kecil” di dalam Jakarta yang memadukan budaya, seni, kuliner, dan hiburan malam dengan nuansa kosmopolitan yang sulit ditemukan di tempat lain. Bahkan baru-baru ini Kemang dinobatkan sebagai salah satu kota terkeren di dunia!
Namun, sebelum menikmati suasana trendi khas Kemang, tentu kamu perlu tahu bagaimana cara menuju ke sana dengan mudah. Berikut panduan lengkapnya:
Kalau kamu baru tiba di Jakarta lewat Bandara Soekarno-Hatta, ada beberapa pilihan transportasi untuk langsung menuju Kemang:
Taksi atau ride-hailing app seperti Grab dan Gojek jadi pilihan paling praktis. Waktu tempuhnya sekitar 45–60 menit, tergantung kondisi lalu lintas.
Kereta Bandara (Airport Railink) menuju Stasiun Sudirman Baru (BNI City), kemudian lanjut dengan MRT ke Stasiun Blok M. Dari sana, kamu bisa lanjut naik ojek online sekitar 10–15 menitke kawasan Kemang.
Baca juga: Eksis 13 Tahun, Lippo Mall Kemang Selalu Jadi Magnet Belanja, Kuliner, dan Kreativitas
Buat kamu yang sudah berada di sekitar Monas atau Sudirman:
Gunakan MRT arah Lebak Bulus, turun di Stasiun Blok M atau ASEAN.Dari sana, bisa lanjut naik angkutan online atau transjakarta rute 6N yang melintasi kawasan Kemang.
Alternatif lainnya, kamu bisa naik bus Transjakarta koridor 1 (Blok M–Kota) lalu transit di Blok M dan lanjut ke arah Mampang atau Kemang.
Baca juga: Rekomendasi Dessert Favorit di Kawasan Kemang yang Siap Manjakan Lidah Kamu!
Kalau berangkat dari arah selatan Jakarta:
Ambil jalur Jalan Raya Fatmawati, lanjut ke Panglima Polim, lalu masuk ke Kemang Raya.
Jalur ini cukup padat di jam sibuk, jadi sebaiknya berangkat di luar waktu macet pagi atau sore.
Di satu kawasan ini, kamu bisa menemukan campuran gaya hidup global dan lokal yang harmonis. Ada kafe berkonsep Eropa, galeri seni modern, butik lokal penuh karakter, hingga restoran yang menyajikan rasa Nusantara otentik.
Setiap sudut Kemang terasa hidup, siang hari ramai dengan aktivitas kreatif, malamnya berubah jadi pusat hiburan dan pertemuan lintas budaya. Gimana menurut kamu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rekomendasi Penulis