Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 08:43 WIB

Banyak Tumpukan Sampah! Semua Jalur Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian

Banyak Tumpukan Sampah! Semua Jalur Gunung Gede Pangrango Tutup PendakianGunung Gede Pangrango penuh sampah. (Instagram)

INDOZONE.ID - Pendaki harus bersabar sejenak. Gunung Gede Pangrango di Cianjur, Jawa Barat, resmi ditutup sementara untuk kegiatan pendakian komersial mulai Senin 13 Oktober 2025.

Keputusan ini diambil oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) sebagai langkah untuk memulihkan ekosistem dan memperbaiki sistem pengelolaan wisata alam di kawasan tersebut.

Bukan Sekadar Soal Sampah

Kepala Balai Besar TNGGP, Arief Mahmud, menegaskan bahwa penutupan ini bukan sekadar reaksi atas viralnya tumpukan sampah di jalur pendakian dan area Alun-alun Suryakencana.

Lebih dari itu, langkah ini merupakan momentum penting untuk menata ulang sistem pengelolaan wisata gunung agar lebih berkelanjutan.

“Langkah ini kami ambil sebagai momentum memperbaiki tata kelola pendakian dan mewujudkan program Zero Waste Wisata Pendakian Gunung 2025,” ujar Arief.

Baca juga: Curug Air Panas: Wisata Ekstrim Hidden Gem di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Ekosistem Butuh Istirahat

Selama masa penutupan, TNGGP akan melakukan berbagai kegiatan pemulihan, termasuk bersih-bersih jalur pendakian dan perbaikan kondisi ekosistem di kawasan taman nasional.

Belum ada kepastian kapan pendakian akan dibuka kembali, namun pihak pengelola menegaskan bahwa periode ini digunakan sepenuhnya untuk memastikan alam Gunung Gede kembali pulih dan siap menerima wisatawan secara lebih tertib dan ramah lingkungan.

Kondisi gunungan sampah yang berserakan di sepanjang jalur pendakian hingga puncak memang sempat membuat banyak netizen geram. Foto-foto sampah yang viral di media sosial menggambarkan betapa seriusnya masalah kebersihan di salah satu gunung favorit pendaki Jawa Barat ini.

Baca juga: 6 Fakta Unik Gunung Gede Pangrango yang Wajib Diketahui Pendaki

Libatkan Komunitas dan Teknologi

Untuk memastikan pembenahan berjalan maksimal, TNGGP akan menggandeng komunitas pecinta alam, akademisi, serta pelaku usaha wisata outdoor. Mereka akan ikut serta dalam aksi bersih-bersih dan edukasi pengelolaan sampah di jalur pendakian.

Selain itu, sistem perizinan pendakian juga akan diperbarui melalui aplikasi SIAP GEPANG. Aplikasi ini nantinya akan membantu memantau aktivitas pendaki, memperkuat sistem data, dan mendukung pengawasan agar pendakian lebih tertib.

Dengan langkah ini, TNGGP berharap Gunung Gede Pangrango bisa menjadi contoh wisata alam berkelanjutan di Indonesia, bukan hanya indah dipandang, tetapi juga lestari untuk generasi mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Banyak Tumpukan Sampah! Semua Jalur Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!