Ilustrasi Singapura. (Pixabay)
INDOZONE.ID - Kota yang ramah tidak hanya tentang keindahan atau fasilitasnya, tetapi juga tentang keramahan warga lokal dan kemudahan orang asing beradaptasi.
Jadi, di mana letak kota paling ramah di dunia? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Setiap tahunnya, Conde Nast Traveller, sebuah majalah travel dan gaya hidup, merilis daftar kota-kota paling ramah di dunia. Pada 7 Oktober 2025, CN Traveller telah merilis versi terbaru untuk “The Friendliest Cities in the World 2025”.
Baca juga: Catat! 5 Tempat Wisata di Singapura Paling Baru 2025 yang Wajib Masuk Bucket List
Tahun ini, terdapat dua kota di Asia yang masuk dalam daftar, yakni Singapura yang berada di peringkat empat dan Kyoto, Jepang yang ada di posisi ke-10.
Quito, Ekuador, menduduki posisi pertama, sedangkan posisi kedua ditempati oleh Wina, Austria.
Dengan nilai 98,75, Quito berhasil meraih peringkat pertama sebagai kota paling ramah di dunia. Meskipun tidak sepopuler destinasi seperti Paris, pesona tersembunyi Quito mampu memikat hati wisatawan dari berbagai belahan dunia.
Suasana kota yang tenang dan keaslian wisata yang masih terjaga membuat Quito mendapatkan predikat sebagai kota paling ramah.
Saat tiba di Wina, wisatawan akan disambut oleh deretan bangunan klasik yang elegan dengan arsitektur megah.
Jika ingin bersantai, banyak deretan kedai kopi sederhana yang siap menyambut para pelancong dengan hangat.
Keramahan penduduk lokal inilah yang membuat ibu kota Austria ini layak menduduki peringkat kedua.
Dengan skor 95,00, Singapura menduduki peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia dan nomor satu di Asia Tenggara.
Keramahan Singapura dinilai tidak hanya dari penduduknya, tetapi juga dari pusat perbelanjaan, taman yang memadai, jalanan umum yang baik, dan keamanan yang terjamin.
Apa saja daftar negara yang paling ramah di dunia? Berikut adalah daftar negara paling ramah di dunia tahun 2025 menurut CN Traveller:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cntraveller.com