Kebakaran Taman Puring. (Ditsamapta Polda Metro Jaya)
INDOZONE.ID - Taman Puring kebakaran hebat lagi di 2025. Si jago merah melalap banyak kios di pasar legendaris ini.
Taman Puring mencatat sejarah panjang yang menunjukkan bagaimana satu tempat bisa berubah dari pangkalan transportasi sederhana menjadi pusat perdagangan legendaris. Namun tempat ini juga menyimpan luka berulang bagi para pedagang dan warga sekitar akibat rentetan kebakaran yang silih berganti.
Pada dekade 1960-an, wilayah yang kini dikenal sebagai Taman Puring hanyalah sebuah pangkalan oplet kecil, tempat operasional kendaraan angkutan umum jenis oplet yang biasa mangkal di Jakarta Selatan. Di sana, para pedagang kaki lima dan pikulan mulai berkumpul, menciptakan atmosfir pasar tradisional sederhana.
Baca juga: Kebakaran di Taman Puring, 4 Tahan Polsek Kebayoran Baru Dipindahkan ke Polres Jaksel
Sementara itu, di tahun 1983, Taman Puring diresmikan Gubernur Soeprapto sebagai pasar dan area taman di sampingnya. Sejak itulah Taman Puring dikenal sebagai pusat perdagangan barang bekas, dari sepatu, pakaian hingga elektronik murah meriah.
Lapak-lapak kaki lima tumbuh pesat sejak Indonesia dilanda krisis moneter. Warga pun sering berburu barang unik dan second di sini. Dulu setiap Sabtu-Minggu, Taman Puring selalu ramai. Banyak orang berburu sepatu thrifting di sini.
Dari mulai sepatu murah, pakaian bekas, jam tangan, alat teknik, hingga peralatan olahraga dan elektronik kecil ada di sini. Kualitasnya gak kaleng-kaleng, bahkan barangnya ori.
Baca juga: Pasar Taman Puring Jaksel Dilahap Api, Polisi Sebut Sekira 500 Kios Terbakar
Pada 29 Juni 2002, Taman Puring mengalami kebakaran besar yang meludeskan sekitar 580 kiosakibat dugaan korsleting listrik. Api cepat menyebar karena bangunan kayu dan struktur pasar yang rapat, hingga memicu evakuasi tahanan Polsek Metro Kebayoran Baru yang berdekatan.
Insiden serupa terjadi pada 13 April 2005, menimpa kembali pasar ini. Api mulai muncul dari bagian atap dan memicu kepanikan massal. Meskipun berhasil dipadamkan kurang dari dua jam, dampaknya berupa kemacetan panjang di seputar Jalan Kyai Maja dan trauma bagi pedagang setempat.
Paling parah terjadi pada Senin, 28 Juli 2025, kemarin, sekitar pukul 18.02 WIB. Api berasal dari salah satu kios yang sudah tutup. Taman Puring kembali kebakaran dan merembet ke kios-kios sekitarnya hingga membakar sekitar 500 unit kios hangus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan