Kamis, 03 APRIL 2025 • 14:50 WIB

Kereta Cepat Whoosh Membludak saat Liburan, Ribuan Penumpang Serbu Stasiun!

Author

Sejumlah penumpang menggunakan Kereta Cepat Whoosh.

INDOZONE.ID - Libur Lebaran 2025 benar-benar jadi momen sibuk bagi layanan kereta cepat Whoosh.

Sejak awal musim liburan, jumlah penumpang terus meningkat. Hingga Rabu (2/4/2025), total pengguna layanan ini sudah mencapai 240 ribu orang!

Bahkan, pada hari yang sama, rekor baru tercatat dengan 21 ribu penumpang dalam sehari.

Dari angka tersebut, 11 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Halim, sementara sisanya berasal dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar. 

Mayoritas penumpang yang turun di Padalarang melanjutkan perjalanan ke Kota Bandung, entah dengan KA Feeder, kendaraan pribadi, atau transportasi lain.

Data ini menegaskan tren meningkatnya minat wisatawan yang ingin menghabiskan libur Lebaran di Bandung dan sekitarnya.

Baca Juga: 8 Tempat Wisata di Danau Toba yang Instagramable dan Wajib Dikunjungi

Lonjakan Penumpang Masih Berlanjut

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyebut bahwa penjualan tiket untuk Kamis (3/4/2025) telah mencapai 15 ribu lembar.

Dengan penjualan yang masih berjalan hingga malam, jumlah penumpang diprediksi kembali menyentuh angka 21 ribu atau lebih.

"KCIC memperkirakan lonjakan penumpang akan terus terjadi hingga akhir pekan, dengan potensi puncak volume penumpang mencapai 24 ribu per hari menjelang berakhirnya cuti bersama,” ujar Eva dalam pernyataannya yang diterima Indozone.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Populer di Batam untuk Liburan Lebaran

Fleksibilitas Tiket untuk Libur Lebaran

Agar perjalanan makin nyaman, KCIC memberikan kemudahan bagi penumpang yang ingin mengubah jadwal atau membatalkan tiket secara online.

Layanan ini tersedia untuk transaksi melalui aplikasi Whoosh dan website resmi KCIC.

Pembatalan tiket bisa dilakukan maksimal 2 jam sebelum keberangkatan, dengan pengembalian dana 75% dalam waktu 1x24 jam.

Sementara itu, perubahan jadwal dapat dilakukan secara online hingga 5 menit sebelum keberangkatan, atau secara offline hingga 15 menit setelahnya di loket stasiun.

Jika perubahan jadwal dilakukan untuk pertama kalinya, tidak ada biaya tambahan, asalkan harga tiket tetap atau lebih rendah dari sebelumnya. 

Namun, jika dilakukan lebih dari satu kali, pengembalian dana tetap sebesar 75% dari harga tiket awal.

Eva menambahkan, inovasi ini dibuat untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada penumpang selama periode liburan yang sibuk ini.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, KCIC mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan matang.

Datang lebih awal ke stasiun, pilih jadwal keberangkatan yang sesuai, dan manfaatkan berbagai layanan yang sudah disediakan.

“Kami mengimbau seluruh penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memilih jadwal yang sesuai, dan tiba di stasiun lebih awal,” pungkas Eva.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: KCIC

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU