Sabtu, 05 JULI 2025 • 11:05 WIB

Formo, Start Up Pencetus Keju Vegan dari Jamur Koji yang Ramah Lingkugan

Author

Ilustrasi keju. (FREEPIK)

INDOZONE.ID - Formo, sebuah startup berbasis di Berlin, tengah menarik perhatian dunia. Mereka berinovasi menawarkan keju vegan yang terbuat dari jamur Koji.

Mikroorganisme ini telah lama digunakan dalam makanan fermentasi tradisional Asia seperti miso dan kecap. Hal tersebutlah yang menginspirasi Formo untuk membuat sebuah keju non-hewani melalui proses mikro-fermentasi. 

Metode ini tidak memerlukan rekayasa genetika, sehingga produk mereka tidak diklasifikasikan sebagai "novel food" dan bisa langsung dipasarkan di Eropa.

Baca juga: Bangga! Barista Indonesia Raih Juara Pertama di Kompetisi Kopi Internasional 2025

Dua produk awal mereka adalah Frischhain (cream-cheese vegan) dan Camembritz (keju lunak mirip Brie), telah tersedia di lebih dari 2.000 toko ritel seperti REWE, BILLA, dan METRO di Jerman dan Austria. 

Selain menawarkan rasa dan tekstur yang hampir sama dengan keju konvensional, produk-produk dari Formo juga membawa dampak positif bagi lingkungan. 

Produksi keju vegan berbasis Koji ini menghasilkan emisi karbon 65% lebih rendah, menggunakan 83% lebih sedikit lahan, dan menghemat hingga 96% penggunaan air dibandingkan keju berbasis susu sapi.

Kesuksesan ini didukung oleh pendanaan Seri B sebesar 61 juta dolar AS yang diperoleh pada tahun 2024, dipimpin oleh investor besar seperti FoodLabs, EQT Ventures, dan REWE Group. 

Baca juga: Dalgona Coffee: Tren Kopi Viral yang Bikin Nostalgia, Masih Relevan di 2025?

Dengan suntikan dana tersebut, Formo berencana meningkatkan kapasitas produksinya hingga 1.000 ton protein Koji per bulan pada awal tahun 2025. 

Langkah ini menjadi bagian dari visi jangka panjang mereka untuk mendominasi pasar keju vegan global, yang bernilai lebih dari 240 miliar dolar AS.

Ke depan, Formo akan memperluas portofolio produknya ke berbagai jenis keju lainnya seperti feta dan blue cheese. 

Mereka juga berencana mengembangkan teknologi fermentasi presisi untuk menghasilkan casein (protein utama dalam keju tradisional yang memungkinkan produksi keju keras dan meleleh seperti mozzarella). 

Baca juga: Foraging ala Chef Pippa Lovell: Masak, Jaga Alam, dan Ubah Dunia dari Dapur

Dengan kombinasi teknologi inovatif, pendekatan berkelanjutan, dan cita rasa yang memuaskan, Formo diprediksi akan menjadi salah satu pionir dalam transisi industri pangan menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: CNN Business, Greenqueen.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU