Dalam 5 tahun terakhir, orang-orang di Hong Kong banyak yang menolak untuk menikah. Ada beberapa alasan yang membuat mereka mengambil keputusan ini bahkan hingga menjadi trend di Hongkong baru-baru ini.
Kira-kira apa alasan orang Hong Kong sampai tidak ingin menikah dan punya anak? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Peristiwa 1 Juli: Hari Bhayangkara dan Kembalinya Hongkong ke Republik Rakyat Tiongkok
Kerja lebih dari 10 jam sehari membuat orang-orang di Hong Kong merasa bahwa mereka sudah tidak punya waktu untuk berpacaran. Mereka memilih untuk memanfaat sisa waktu mereka dengan beristirahat daripada mengurusi hidup orang lain.
Selain karena alasan waktu, mereka juga menggap bahwa memiliki pasangan itu hanya akan membah beban hidup dan pikiran. Mereka sadar bahwa menjalani hubungan itu adalah hal yang rumit sementara, untuk mengurus hidup mereka sendiri saja sudah rumit.
Baca Juga: Istri Pulang dari Hongkong Minta Cerai Demi Selingkuhan, Suami Robohkan Rumah Rp400 Juta
Pendapatan tiap bulan di Hong Kong adalah sebesar Rp20 sampai Rp35 juta. Namun, itu dianggap belum cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari di Hong Kong apalagi untuk membiayai kehidupan berkeluarga.
Hampir seluruh wanita modern di Hong Kong lebih memilik karir daripada menikah. Hal ini dikarenakan Pria di sana menginginkan istrinya untuk tetap tinggal di rumah sementara wanita jaman sekarang keberatan akan hal tersebut.
Baca Juga: Sebanyak 45 Supercar Dicegat Polisi Hongkong, Akibat Dugaan Balap Liar
Penulis: Jihan Rienita
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: