INDOZONE.ID - Roti canai adalah roti pipih tradisional Malaysia yang kini sering dijumpai di negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Roti canai ini bisa disantap bersama kari atau dinikmati sendiri sebagai camilan. Umumnya, jika jadi cemilan, roti canai biasanya ditambahkan susu kental manis.
Roti ini terbilang sangat praktis dibuat hanya dengan beberapa bahan, seperti tepung, air, garam, dan ghee (mentega murni). Namun, saat ini ghee seringkali digantikan oleh minyak goreng.
Roti canai memiliki tekstur garing di luar, lembut di dalam, serta berlapis-lapis. Bagian luarnya mudah flaky sehingga biasanya roti canai "disuwir-suwir" agar lebih memudahkan saat dimakan.
Jika kamu ingin membuat roti canai ini di rumah, simak resep dan cara membuatnya, dikutip dari TasteAtlas, Senin (10/3/2025).
Baca Juga: Anti Ribet! Inilah Resep Puding Kurma Karamel Praktis untuk Takjil Favorit Keluarga
Resep dan Cara Membuat Roti Canai
Berikut ini resep dan cara pembuatan dari roti canai khas Malaysia.
Bahan-bahan
- 12 Porsi
- 100g (3,5 ons) mentega
- 25g (1 ons) garam
- 75g (2,7 ons) gula
- 100g (3,5 ons) susu kental manis
- 750g (1 2/3 lbs) tepung terigu
- 100 ml (1/3 cangkir + 1 sdm + 1 sdt) susu
- 125 ml (1/2 cangkir + 1 sdt) air
Baca Juga: Selain Kurma, Ini 5 Buah yang Jadi Primadona saat Ramadan
Cara Membuat Roti Canai
1. Mulailah dengan mencampur mentega, garam, gula, susu kental manis, susu segar, dan air hingga tercampur rata.
2. Selanjutnya, masukkan tepung ke dalam campuran ini dan lanjutkan dengan menguleni adonan selama 10 menit. Setelah diuleni, diamkan adonan selama 20 menit.
3. Langkah selanjutnya adalah membentuk adonan menjadi bola-bola. Bagi adonan menjadi potongan-potongan seukuran telapak tangan. Ambil sepotong adonan dan dorong ibu jari dan jari-jarimu di bawah adonan untuk membuatnya berbentuk seperti kubah.
4. Letakkan adonan berbentuk kubah di antara ibu jari dan jari telunjuk, lalu remas jari-jari tersebut hingga adonan berbentuk bola bulat sempurna di atas jari-jari (sisihkan sisa adonan dan gunakan sisa adonan untuk membuat bola-bola adonan baru).
5. Setelah membentuk bola-bola adonan, lapisi setiap bola dengan mentega, susun di loyang yang sudah diolesi mentega, lalu diamkan selama 2 jam.
6. Jika cuaca di tempat tinggalmu tidak hangat, panaskan oven sebentar (sebaiknya diatur ke pengaturan terendah dan tidak lebih dari satu menit), matikan, lalu gunakan untuk menyimpan adonan di sana hingga lunak sesuai selera.
7. Olesi permukaan kerja dengan minyak. Letakkan adonan di atasnya, dan pipihkan bola adonan terlebih dahulu dengan tangan.
8. Lalu pegang di bagian samping, dan tempelkan pada permukaan kerja yang sudah diolesi minyak untuk meregangkannya.
9. Ulangi proses ini, hanya saja pegang dari sisi yang berbeda setiap kali untuk mendapatkan lembaran adonan yang tipis dan seragam.
10. Di antara kedua sisi tersebut, atau sebagai penggantinya, kamu dapat meregangkan adonan dengan tangan, mirip dengan adonan filo.
11. Lipat menjadi persegi panjang, atau lipat menjadi persegi panjang panjang dan bentuk menjadi gulungan, lalu putar untuk membuat silinder dan selipkan ujungnya di bawah.
12. Jika kamu memilih roti berbentuk silinder, saat dibentuk, pipihkan dengan tangan.
13. Masak di atas wajan pemanggang yang sudah diolesi minyak dengan api sedang selama beberapa menit, balikkan beberapa kali.
14. Jika sudah matang, remas roti dua kali dengan tangan, setiap kali dari dua arah yang berbeda, untuk meremas atau mengembangkannya.
15. Sajikan hangat.
Penulis: Hilwah Nur Puspitawati
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Taste Atlas