INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu merasa sayang banget setiap kali mengupas nanas dan harus membuang kulitnya yang tebal itu ke tempat sampah?
Mulai sekarang, mendingan kamu simpan baik-baik kulit nanas itu karena kita bakal menyulapnya jadi minuman fermentasi yang hits banget.
Minuman ini namanya Tepache, sebuah minuman tradisional asal Meksiko yang rasanya segar, ada sensasi soda alaminya, dan pastinya sangat ramah di kantong karena menggunakan bahan yang biasanya dianggap limbah.
Tren hidup zero waste atau tanpa limbah sekarang lagi naik daun banget, dan membuat Tepache adalah salah satu cara paling asyik buat memulainya.
Menariknya lagi, kamu nggak butuh peralatan laboratorium yang canggih atau bahan kimia yang aneh-aneh.
Cukup dengan bahan sederhana yang sudah ada di dapur, kamu bisa menciptakan minuman ala kafe yang berkelas.
Yuk, kita simak ulasan dari kanal YouTube @TheBruSho yang bakal memandu kita bikin ramuan segar ini dengan cara yang sangat manusiawi dan gampang diikuti oleh pemula sekalipun.
Baca juga: 7 Resep Menu Minuman Lebaran yang Segar buat Tamu Kesayangan
Mengenal Tepache sebagai Warisan Segar dari Meksiko
Tepache sebenarnya sudah jadi bagian dari budaya kuliner di Meksiko sejak lama. Minuman ini dikenal karena kemampuannya memberikan kesegaran instan, apalagi kalau diminum saat cuaca lagi terik-teriknya.
Bahan utamanya sangat unik, yaitu kulit nanas yang difermentasi bersama pemanis. Kalau di negara asalnya, mereka menggunakan piloncillo atau gula tebu yang belum dimurnikan, tapi jangan khawatir kalau kamu susah mencarinya di pasar lokal. Kamu bisa banget menggantinya dengan gula merah yang biasa ada di dapur kita.
Untuk menambah aroma yang menggoda, biasanya ditambahkan batang kayu manis atau cengkeh.
Hasilnya adalah perpaduan rasa manis, asam, dan aroma rempah yang hangat. Selain rasanya yang juara, Tepache juga dikenal punya kandungan alkohol yang sangat rendah, sekitar dua sampai tiga persen saja, serta kaya akan probiotik yang sangat baik untuk menjaga kesehatan usus kamu. Jadi, selain segar, minuman ini juga punya sisi sehat yang nggak bisa disepelekan.
Persiapan Bahan dan Semangat Zero Waste di Dapur
Langkah pertama dalam resep tepache ini adalah menyiapkan satu buah nanas utuh yang sudah matang.
Karena kita mau pakai kulitnya, pastikan kamu mencuci bagian luar nanas dengan bersih ya. Potong bagian atas nanas, dan ada tips seru nih, bagian atas nanas itu sebenarnya bisa kamu tanam kembali di tanah biar tumbuh jadi tanaman nanas baru.
Setelah itu, iris kulit dari sekeliling nanas. Bagian daging nanasnya bisa kamu simpan untuk dimakan langsung atau dibikin jus, sementara kulitnya kita kumpulkan untuk proses fermentasi.
Satu hal yang perlu diingat, sebaiknya jangan gunakan bagian tengah atau core nanas karena bisa memberikan rasa pahit yang kurang enak pada hasil akhirnya. Jadi, bagian tengahnya mending masuk ke wadah kompos saja.
Dengan cara ini, hampir nggak ada bagian dari nanas yang terbuang sia-sia, bener-bener definisi dari memasak dengan penuh tanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca juga: Viral Mantan Karyawan Starbucks Bocorkan 41 Resep Rahasia Minuman Ikonik, Simak Yuk!
Proses Pencampuran Bahan dengan Sentuhan Rempah Hangat
Setelah kulit nanas terkumpul, siapkan wadah atau toples kaca yang cukup besar, idealnya yang berukuran satu galon atau sekitar empat liter.
Masukkan kulit nanas ke dalamnya, lalu tambahkan satu cangkir gula merah atau piloncillo kalau kamu punya.
Jangan lupa masukkan bumbu rahasianya, yaitu beberapa batang kayu manis agar aromanya makin estetik dan rasanya makin kompleks.
Isi wadah dengan air bersih sampai kulit nanas terendam sempurna, lalu kocok atau aduk perlahan.
Kamu nggak perlu pusing kalau gulanya nggak langsung larut saat itu juga, karena dalam beberapa jam ke depan, gula itu bakal mencair dengan sendirinya di dalam air.
Proses ini bener-bener simpel dan nggak menuntut kamu untuk berdiri lama di depan kompor. Cukup campur, masukkan, dan biarkan alam bekerja dengan caranya yang ajaib.
Fermentasi Alami Tanpa Perlu Ragi Tambahan
Satu hal yang paling ajaib dari resep ini adalah kamu sama sekali nggak butuh ragi pabrikan.
Kenapa? Karena di permukaan kulit nanas itu sebenarnya sudah ada mikroorganisme dan ragi alami yang siap bekerja melakukan fermentasi.
Tugas kamu cuma menutup wadah tadi dengan kain dapur yang bersih atau serbet, lalu ikat dengan karet gelang.
Kenapa pakai kain? Karena kita butuh gas CO2 hasil fermentasi bisa keluar dengan bebas, tapi di saat yang sama kita nggak mau ada debu atau serangga nakal yang masuk ke dalam ramuan kita.
Letakkan wadah ini di sudut ruangan yang suhunya stabil dan pastikan nggak terkena sinar matahari langsung.
Proses diam ini biasanya memakan waktu sekitar tiga sampai lima hari. Di sinilah kesabaran kamu diuji, tapi percayalah, hasilnya bakal sepadan banget dengan penantiannya.
Baca juga: Resep Mudah Alpukat Kocok: Minuman Seger Cocok untuk Buka Puasa
Eksperimen Rasa dan Tanda Fermentasi yang Berhasil
Selama masa penantian itu, jangan malas untuk mengecek kondisi Tepache kamu setiap hari.
Kamu bakal melihat sedikit busa putih muncul di permukaan, tapi tenang saja, itu tandanya mikroba alaminya lagi bekerja keras menciptakan kesegaran.
Kamu bisa membuang busanya kalau dirasa mengganggu, tapi nggak dibuang pun nggak masalah kok.
Cicipi sedikit airnya setiap hari untuk menemukan keseimbangan rasa yang paling cocok dengan selera kamu. Kalau kamu lebih suka rasa yang manis dan segar, fermentasi selama tiga hari biasanya sudah cukup.
Tapi kalau kamu pengen rasa yang lebih kuat, lebih asam, dan punya karakter funky mirip kombucha, biarkan prosesnya berjalan sampai hari kelima.
Kunci dari Tepache yang enak adalah keberanian kamu buat mencoba dan merasakan kapan rasa itu mencapai titik paling pas di lidah kamu.
Tahap Pembotolan untuk Menciptakan Soda Alami
Setelah kamu merasa rasanya sudah pas, biasanya di hari keempat, saatnya kita masuk ke tahap pembotolan.
Saring semua kulit nanas dan batang kayu manis, lalu tuangkan cairannya ke dalam botol kaca. Sangat disarankan menggunakan botol jenis swing-top atau botol bekas kombucha yang tutupnya rapat.
Proses ini penting banget karena di dalam botol yang tertutup rapat, sisa-sisa ragi bakal terus bekerja memakan gula dan menghasilkan gas yang terperangkap.
Inilah yang bakal menciptakan karbonasi atau soda alami yang bikin minuman ini terasa meletup-letup segar saat diminum.
Biarkan botol-botol ini duduk manis di atas meja dapur selama satu sampai dua minggu lagi. Setelah itu, baru deh masukkan ke dalam kulkas biar dingin. Minuman yang dingin bakal bikin sensasi sodanya makin mantap dan rasanya makin menyatu.
Cara Menikmati Tepache dengan Berbagai Gaya
Tepache yang sudah jadi bakal punya warna kuning keemasan yang cantik banget. Saat kamu buka botolnya, aroma nanas yang segar bercampur kayu manis bakal langsung menyapa indra penciuman kamu.
Rasanya unik, ada perpaduan antara asam, manis, dan segar yang bener-bener beda dari minuman kemasan di supermarket. Kamu bisa menikmatinya langsung dengan tambahan es batu untuk kesegaran maksimal.
Tapi kalau mau lebih variatif, kamu bisa mencampurnya dengan sedikit bir favoritmu atau menjadikannya bahan dasar koktail.
Misalnya saja, campurkan Tepache dengan sedikit tequila dan perasan jeruk nipis, lalu hiasi dengan irisan limau di pinggir gelas.
Minuman ini bener-bener fleksibel dan bisa disesuaikan dengan suasana hati kamu, baik itu buat santai sore di rumah atau pas lagi kumpul seru bareng teman-teman.
Baca juga: Resep Matcha Tonic: Minuman Segar Penuh Energi
Membuat Tepache sendiri di rumah bukan cuma soal punya stok minuman segar, tapi juga soal kepuasan batin karena berhasil mengolah sesuatu yang tadinya mau dibuang menjadi karya kuliner yang bernilai tinggi.
Kamu jadi lebih paham soal proses alami fermentasi dan betapa kayanya manfaat probiotik buat tubuh kamu.
Resep tepache ini membuktikan kalau gaya hidup sehat dan peduli lingkungan itu nggak harus mahal dan nggak harus rumit.
Dengan cuma butuh kulit nanas, gula, dan air, kamu sudah bisa punya minuman berkelas dunia dari dapur sendiri.
Jadi, mulai sekarang, setiap kali beli nanas, ingatlah kalau kamu punya harta karun di kulitnya.
Selamat mencoba, semoga fermentasi kamu sukses besar, dan jangan lupa bagikan kesegaran ini ke orang-orang terdekat kamu ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube