INDOZONE.ID - Begitu banyak pilihan restoran Nusantara di kawasan Blok M yang memikat lidah para pencinta kuliner.
Salah satunya adalah Puja Bumi Kenduri yang belakangan ini ramai diulas di media sosial.
Restoran Nusantara yang merupakan bagian integral dari kawasan The Trunojoyo ini menawarkan beragam sajian makanan khas Nusantara, yang mampu membius siapapun.
Di balik cita rasa yang begitu nikmat, setiap detail restoran ini mengandung filosofi mendalam.
Puja hadir untuk meningkatkan apresiasi terhadap filosofi Nusantara dan menghidupkan kembali esensi yang kian pudar di tengah kota. Sejalan dengan semangat Bumi Kenduri, yang ingin mempertahankan sebuah tradisi yang merayakan kebersamaan, kerendahan hati, serta sakralnya momen berbagi.
Baca juga: Resep Blueberry Scones: Kue Manis dari Inggris yang Siap Disajikan di Rumah!
Filosofi Puja Bumi Kenduri
Dijelaskan Perwakilan Mantara Group Rezha Raditya, nama Puja merepresentasikan harapan dan penghormatan kepada bumi, tradisi, serta setiap tangan yang menanam, mengolah, dan menyajikan makanan.
Sementara kenduri, dalam tradisi Indonesia, melampaui makna makan bersama. Kenduri adalah simbol rasa syukur, kerendahan hati, dan semangat berbagi.
“Kami menyadari bahwa kekayaan kuliner Nusantara seringkali disajikan secara sederhana, meskipun nilai, filosofi, dan kedalaman sejatinya layak mendapat panggung yang lebih bermakna,” kata Rezha saat sesi wawancara bersama wartawan di Jakarta, baru-baru ini.
Oase Kuliner Nusantara di Tengah Hiruk Pikuk Blok M
Hiruk pikuk Blok M dengan beragam jenis kulinernya seakan tak pernah habis.
Restoran Puja Bumi Kenduri ini hadir di tengah oase pusat kuliner Blok M, sebuah distrik yang dikenal dengan energi kreatif, dinamika tinggi, dan keberanian bereksperimen.
Baca juga: Resep Kentang Garam Syracuse: Camilan Sederhana Tapi Istimewa!
Saat berkunjung ke restoran ini, suasananya begitu tenang dan kamu bisa mencicipi setiap makanan yang dibuat dari tangan chef lokal.
Semua hidangan makanannya berasal dari warisan masakan Indonesia yang menambah pengalaman bersantap.
Dari favorit klasik hingga kreasi modern, setiap menu adalah penghormatan bagi kekayaan rasa Nusantara. Dan satu hidangan menu konsepnya dimakan bersama-sama.
Aneka menu lokal yang wajib kamu cicipi adalah Bebek Asap Trunojoyo, yang telah melalui proses dry-aged, sehingga teksturnya semakin juicy.
Bebek asap ternikmat ini disajikan bersama bumbu hitam Madura.
Baca juga: Resep Kentang Garam Syracuse: Camilan Sederhana Tapi Istimewa!
Satu lagi menu yang wajib dicoba adalah Palapa Kelor Mesanten, sup kelapa hangat yang disajikan autentik dalam batok kelapa khas tradisi Ubud.
Untuk menu makanan yang lebih besar, tersedia OP Ribs Rembiga yang dimasak slow-cooked selama empat jam.
Selain itu, ada Lobster Jimbaran beraroma kayu rambutan, yang dipadukan bersama keunikan butter embe, yang wajib disantap bersama-sama.
“Inilah cara kami tetap menjadi bagian dari ekosistem Blok M yang dinamis, sekaligus menghadirkan standar yang lebih dewasa dan berkarakter dalam lanskap kuliner kawasan tersebut,” ungkap Rezha.
Baca juga: Resep Homemade Dijon Mustard: Rahasia Dapur Prancis yang Bisa Diciptakan Sendiri!
Pengalaman Bersantap Multisensori
Pengalaman bersantap di Puja diiringi simfoni multisensori yang membuatnya terasa hidup, mulai dari aroma rempah yang subtil, material interior alami, serta pencahayaan yang hangat.
Setiap sudut ruang sangat menenangkan, karena mengusung interior klasik modern yang dipadu dengan dekorasi tradisional. Perpaduan yang sempurna!
Bahkan sejak melangkah masuk, kamu akan merasakan atmosfer slow living yang hangat dan terasa personal.
Mulai dari cara staf menyambut, alur pelayanan yang tenang, hingga bagaimana setiap hidangan diperkenalkan melalui cerita, semuanya dirancang agar tamu merasa dihargai.
Baca juga: Resep Beef Wellington: Cita Rasa Berkelas dalam Balutan Pastry
“Kami ingin cita rasa Puja menjadi kesan yang melekat, menjadi kenangan yang melahirkan cerita yang baik dan menjadi pilihan untuk berlabuh menikmati waktu berharga bersama keluarga, kerabat, maupun rekan kerja,” tutup representatif manajemen Puja itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan