Jumat, 03 OKTOBER 2025 • 16:40 WIB

Tradisional Meets Modern: Gabriel’s Coffee Eatary, Spot WFC Favorit di Gading Serpong

Author

Gabriel’s Coffee Eatary. (Indozone/Dewi)

INDOZONE.ID - Butuh tempat WFC di Gading Serpong? Di antara banyaknya cafe di ruko-ruko yang strategis, tersembunyi satu cafe yang mengusung konsep traditional meet modern dan juga coffee shop pet friendly lho.

Kamu bisa mengunjungi Gabriel’s Coffee Eatary yang berada di Ruko Madison Grande blok L3-7, Gading Serpong, Tangsel. Coffee shop dan resto satu ini menawarkan cita rasa unik perpaduan makanan khas kopitiam dan juga coffee shop kekinian.

Ambience-nya juga tenang walau hampir semua meja selalu full. Lokasinya juga enggak sempit dan ada banyak meja untuk bersantai bareng kerabat atau kamu ingin WFC. Oh iya, satu lagi yang penting, tempatnya clean dan enggak gerah. 

Perjalanan Awal

Satu tahun lalu, cafe berkonsep modern serba biru ini didirikan oleh 2 kakak beradik yang jago bisnis kuliner dan jago masak. Mereka adalah Abraham Owen dan Ruth Gabriel.

“Kenapa ada Gabriel’s? Kita selalu carinya coffee shop, kalau ayah sukanya yang tradisional makannya ke kopitiam, minum kopi tarik atau kopi hitam kental dan suka gak nemu kalau nongkrong bareng. Karena tempatnya kayak gini targetnya gen z sampai baby boomers,” ujar Owen dalam acara acara Media KOL Community Gathering “Brewing Stories, Bridging Cultures”.

Selain cafe, kata Owen, dia bermimpi untuk menjadikan tempat ini sebagai community hub. Salah satu yang dibangun sekarang adalah menggandeng pet community, padel community dan lainnya. 

“Kami ingin jadi cafe yang beda dan value kuat di tradisional meets modern dan sustainability. Tapi nggak cuma cafenya berkembang, ekosistemnya juga harus berkembang seperti komunitas ini,” tambahnya.

Baca juga: 13 Rekomendasi Coffee Shop di Jakarta yang Hits dan Cocok Buat WFC

Menu yang Wajib Dicicipi


Gabriel’s Coffee Eatary. (Indozone/Dewi)

Ruth yang merupakan chef lulusan luar negeri, mengeksplorasi banyak resep kuliner tradisional khas Indonesia, Singapura serta aneka pastry yang lezat menggoda. 

Menu yang wajib kamu pesan di sini adalah nasi lemak kecombrang dan laksa. Untuk laksa, kata Ruth, resepnya sudah turun-temurun dari nenek moyangnya.

“Aku bikin laksa itu pakai resep yang cukup lama dan aku ada tempat makan laksa di daerah Glodok Petak 6 yang recipe secret turun-temurun, aku melestarikan dan sekarang agak susah ya dapatinnya,” kata Ruth di kesempatan sama. 

Semua pilihan pastry croissant di sini juga rasanya enak banget, cenderung lembut dan wangi butternya. Beuh, mantap! Salah satu yang menggoda yaitu croissant kaya dengan butter khas kopitiam dan lemon meringue croissant yang lembut banget.

Gabriel’s Coffee Eatary. (Indozone/Dewi)

Jangan lupa untuk pesan kopi Aren Brulee Latte dan es teh tarik yang rasanya unik. Dijamin tambah betah nongkrongnya!

Baca juga: Berkunjung ke Coffee Shop di Alam Sutera Desainnya dari Bahan Daur Ulang Plastik

Pet Friendly

Ruth membebaskan pengunjung dan binatang peliharaannya untuk nongkrong di sini. Namun kamu harus mematuhi aturan saat membawa anabul kesini. 

“Saya animal lovers, dari pengalaman prinadi susah ya nyari tempat yang nyaman dan spacious untuk bawa peliharaan pas nongki-nongki bareng. Kalau yang mau bawa anabul boleh di lantai 2 dan ada house rules untuk menjaga customer lain nyaman, termasuk anabulnya harus pakai diapers dan jangan taruh anabul di meja makan,” beber Ruth. 

Jam Operasional dan Harga

Kabar menarik, coffee shop ini bukanya sejak pagi lho dari weekday ataupun weekend. Untuk weekday kamu bisa berkunjung mulai pukul 07.00-20.00 WIB dan weekend mulai pukul 07.00-22.00 WIB. Range harganya mulai Rp20-60 ribuan. Cus mampir!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU