Kamis, 24 JULI 2025 • 18:19 WIB

Kuliner Lokal dan Masakan Rumahan Bisa Naik Kelas ala Chef

Author

Kompetisi Master Rasa. (YouTube)

INDOZONE.ID - Selebgram Iben Ma sekaligus Owner Sambal Bakar Indonesia ngajak kamu ikut kontes masak identik dengan chef profesional dan dapur mewah.

Lewat Master Rasa, kamu bisa ikut kompetisi masak seru ala MasterChef. 

Baca juga: Evolusi Baru Kuliner Sambal Bakar: Dari Cobek ke Api, Pedasnya Naik Level

Sulap Masakan Rumahan ala Chef

Salah satu hal menarik dari Master Rasa adalah gagasannya, yang mengangkat masakan rumahan ke level yang lebih tinggi. Bukan dengan mengubahnya jadi mewah, tapi dengan merayakan rasa dan cerita di balik tiap hidangan. 

Pendekatannya cukup sederhana, tapi justru terasa relevan buat Gen Z yang sering terhubung ke isu identitas, budaya lokal, dan ekspresi diri. Kamu bisa ikut andil dalam perkembangan kuliner lokal, bukan sekadar sebagai penikmat, tapi juga sebagai pencipta.

“Kami terinspirasi dari semangat dapur rumahan yang sederhana tapi kaya rasa, serta keinginan untuk merangkul kreativitas masyarakat Indonesia,” ujar Director of Corporate Communication & Relations Sambal Bakar Indonesia Benjamin Master Adhisurya di Jakarta.

Fakta-fakta Master Rasa

Kompetisi ini diikuti 40 peserta dari berbagai daerah. Mereka ditantang bukan cuma untuk memasak makanan yang enak, tapi juga bikin menu yang punya cerita dan identitas rasa khas Indonesia. 

Para peserta dibagi dalam empat kelompok, dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang memperebutkan dua tiket menuju babak 8 besar. 

Pada episode perdana bertajuk Dapur Penentuan Pertama, dua peserta dari kelompok pertamaberhasil melaju ke tahap berikutnya, yakni Winda Darsono dan Rizkisyah Putra Singarimbun. Kelompok kedua dijadwalkan bersaing dalam waktu dekat.

Kompetisi ini dinilai oleh tiga juri berpengalaman di bidang kuliner, yakni Benjamin Master Adhisurya (Iben MA), Chef Norman Ismail yang sudah berkecimpung di dunia kuliner selama 20 tahun dan Chef Don Chino salah seorang chef owner dari salah satu restoran seafood di Indonesia.

Kriteria penilaian mencakup ide masakan, rasa, presentasi, serta makna di balik setiap menu. 

“Kami mencari bukan hanya rasa yang lezat, tetapi juga makna yang kuat,” ujar Iben.

Kabar gembiranya, menu terbaik nggak cuma menangin hadiah uang tunai, tapi juga bisa dijual di jaringan restoran dan bahkan dapet royalti dari tiap porsi yang terjual loh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU