Bubur ayam dengan topping melimpah di Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend di kawasan Palmerah
INDOZONE.ID - Di salah satu sudut Jl. Palmerah Barat No.23 terdapat warung bubur legendaris yang banyak penggemar bernama Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend. Bubur ini sudah ada sejak tahun 1970. Saat itu namanya masih Bubur Ayam Bang Tatang Palmerah. Bubur Ayam Bang Tatang menjadi populer karena porsinya yang besar dan topping yang super melimpah.
"Iya dulu namanya Bubur Ayam Bang Tatang. Saya Alif, dulu karyawannya. Bang Tatang wafat tahun 2013. Berarti sudah 9 tahun lalu. Lalu anaknya lanjutkan terus berhenti. Setelah itu saya lanjutkan ganti nama dengan Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend." tutur Afif.
Bubur ayam dengan topping melimpah di Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend di kawasan Palmerah
Meskipun sudah tidak dikomandoi Bang Tatang, pelanggan setianya tetap datang dan ramai. Berkat pengalamannya bekerja dengan Bang Tatang lah Afif bisa meraih kepopuleran yang sama dengan Bang Tatang. Pasalnya saat saya tiba hanya tinggal beberapa porsi untuk makan di tempat dan dibawa pulang.
Baca Juga: Curhat Tukang Bubur Ayam Dagangannya Basi Misterius Semua, Padahal Udah 15 Tahun Jualan
"Sudah habis Bu tadi jam 21:00 ada yang borong dibawa pulang," lanjut Afif.
Saat saya datang lagi ke lokasi ini tidak ada perubahan dari sisi rasa atau porsi bubur. Rasa dan porsinya masih sama seperti tahun 2009 saat saya datang untuk pertama kali. Saat itu masih Bang Tatang yang menyajikan dan menjamu pembeli.
Bubur ayam dengan topping melimpah di Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend di kawasan Palmerah
Bubur kental yang hangat dengan kaldu yang gurih berbalut limpahan topping ayam kampung masih berhasil menggugah selera pembelinya. Topping yang melimpah dan bubur yang kental akan membuat tim bubur aduk kebingungan dan melupakan prinsipnya.
Baca Juga: Pelajar Ini Kenalkan Sekte Baru Cara Makan Bubur Ayam, Dikenyot Langsung dari Bungkus
Di sisi lain, Afif menyiapkan sekitar dua puluh liter beras dan dua puluh lima ekor ayam untuk berjualan mulai pukul 17:00. Namun biasanya pukul 21:00 seluruh porsi bubur sudah habis.
Bubur ayam dengan topping melimpah di Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend di kawasan Palmerah
Satu porsi bubur dibanderol dengan harga Rp25.000. Namun jika kalian merasa tidak cukup dengan satu porsi bubur tersebut bisa memesan menu pendamping berupa sate ati ampela.
"Kami ada menu pendamping ati ampela tapi tidak dalam bentuk sate. Kalau pembeli mau nanti kita potong dan suirkan," ujar Afif.
Bubur ayam dengan topping melimpah di Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend di kawasan Palmerah
Terakhir dan juga penting jangan bawa kendaraan pribadi saat berkunjung ke Bubur Ayam Kampung Jadul The Legend karena tidak ada parkiran kendaraan di sini. Lebih baik menumpang MikroTrans Jak 14 dan Jak 12 dari halte Transjakarta Slipi Petamburan atau dari Stasiun Palmerah.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Z Creators