Kue Rangi khas Betawi. (Photo/Istimewa)
Kue rangi atau yang disebut sagu rangi merupakan salah satu makanan tradisional khas Betawi. Kue tersebut dibuat dari campuran tepung kanji. Namun, orang Betawi menyebutkan tepung sagu.
Kue ini juga dibuat dengan kelapa parut yang dipanggang dengan cetakan khusus di atas tungku kecil dan ditutup agar cepat matang. Kue rangi disajikan dengan olesan gula merah yang dikentalkan dengan sedikit tepung kanji.
Demi memberikan nikmat selera dan wangi, gula merah dicampur dengan potongan nangka, nanas atau durian. Kue rangi rasanya gurih dan beraroma wangi karena dimasak dengan cara dipanggang menggunakan bahan bakar kayu.
Cetakan pembuatan kue rangi juga mirip dengan cetakan kue pancong atau bandros. Meski demikian, ukurannya agak lebih kecil. Bahan utama untuk membuat kue rangi antara lain: kelapa tua, tepung kanji atau tapioka, serta sedikit garam dan air.
Adonan bahan kue ini tidak dapat bertahan lama karena mudah basi, sehingga harus dihabiskan dalam waktu satu hari. Kue rangi dijajakan secara tradisional oleh pedagang dengan berkeliling sambil mendorong gerobak.
Baca juga: Surganya Kuliner Pedas di Malang Raya, Sajikan 12 Menu Olahan Super Pedas!
Meski telah memasuki zaman modern dengan segala cara instan, pembuatan kue rangi ini tidak tergantikan dengan zaman. Jajanan khas ini sering ditemukan dengan kemasan sederhana dan digemari oleh masyarakat.
Sekarang ini beberapa pedagang yang masih menjual kue rangi biasanya mencampurkan gula cair kental dengan potongan nangka ataupun nanas agar kuenya berbau harum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: