Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 25 MEI 2021 • 15:17 WIB

Pesan Makanan Secara Online, Customer Syok Ongkirnya Mencapai Rp2,6 Juta

Author

Pesan Makanan Secara Online, Customer Syok Ongkirnya Mencapai Rp2,6 JutaKiri: Ongkir makanan mahal (Twitter/@helloalegria) / Kanan: Ilustrasi pengantaran makanan (Unsplash)

Betapa kagetnya seorang wanita bernama Alegria Gomes (29), saat dikenakan ongkir pesan antar makanan hingga 130 poundsterling atau setara Rp 2,6 juta.

Dilansir The Sun, awalnya Alegria Gomes memesan makanan lewat layanan Deliveroo di London, Inggris. Dia memesan makanan di sebuah restoran Thailand.

Biaya makanannya adalah 20 pounds atau sekitar Rp400 ribu. Karena itulah, betapa kagetnya dia melihat tarif ongkir yang 6,5 kali lipat lebih mahal dari harga makanan.

"Itu hampir seperti penolakan langsung. Saya keberatan mengeluarkan uang 160 poundsterling (sekitar Rp3 ,2 juta)," imbuhnya

Padahal, biasanya tarif ongkir jasa pengantaran makanan paling mahal adalah sekitar Rp250 ribu.

"Saya tidak keberatan membayar biaya normal 3,99 sampai 4,99 poundsterling (Rp 81 ribu--Rp 101 ribu). Namun dengan nominal itu (Rp 3,2 juta) Anda bisa makan mewah di Knightsbridge, bukan duduk di rumah, bukan di apartemen Anda," kata Alegria Gomes.

"Anda bisa menghabiskan banyak uang untuk mendapat pengalaman bersantap yang benar-benar menyenangkan, bukan dua mangkuk plastik yang bisa dibawa pulang. Ini sangat berbeda," katanya kesal.

Alegria pun membatalkan orderan tersebut karena syok dengan harga pengantarannya yang keterlaluan. Sementara itu, pihak restoran berdalih biaya antar membengkak karena jarak restoran dengan rumah Alegria yang jauh.

Jaraknya adalah sekitar 17 km yang memakan waktu 28 menit hingga 1 jam perjalanan.

"Sebagai penyedia layanan, kami memiliki jarak tertentu yang kami tempuh. Jika pesanan melebihi itu, jumlah pesanan minimum harus banyak," kata juru bicara restoran.

"Bila kami melihat pesanan seperti ini, kami akan menelepon dan memberi tahu bahwa pelanggan dikenakan biaya dalam jumlah tertentu dan menanyakan apakah masih ingin melanjutkan pesanan," lanjutnya.

Sementara itu, pihak Deliveroo mengatakan bahwa restoran tersebut bukanlah mitra penuh, yang artinya pihak restoran bisa mengatur dan membayar pengirimannya sendiri.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pesan Makanan Secara Online, Customer Syok Ongkirnya Mencapai Rp2,6 Juta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!