Ilustrasi makanan fermentasi. (freepik/timolina)
Tak hanya terkenal karena keindahan alam, Indonesia juga terkenal dengan aneka ragam makanannya. Cara mengolah makanannya pun sangat beragam, salah satunya fermentasi.
Melansir berbagai sumber, Selasa (24/11/2020), inilah deretan makanan hasil fermentasi asli Indonesia. Kamu pernah mencicipinya?
Jika kamu tau yoghurt yang terkenal di seluruh penjuru dunia, ini adalah yoghurt lokal dari Minangkabau. Dadih terbuat dari susu kerbau yang disimpan dalam wadah bambu, kemudian ditutup rapat dan dibiarkan selam dua hingga tiga hari.
Mungkin banyak di antara kamu yang belum tau kalau tahu adalah makanan fermentasi. Meski tidak melewati masa fermentasi yang lama, tahu dibuat dengan melewati tahapan fermentasi seperti perendaman, perebusan hingga pengendapan.
Brem merupakan makanan fermentasi khas Madiun, Jawa Timur. Makanan dengan rasa khas ini terbuat dari beras ketan atau air tape ketan yang kemudian masuk dalam proses fermentasi dengan menambahkan ragi Saccharomyces cewevisiae.
Dangke adalah keju lokal asli Sulawesi Selatan. Secara bentuk, Dangke mirip dengan keju pada umumnya namun memiliki tekstur yang sangat lembut. Dangke dibuat dari susu kerbau yang ditambahkan getah pepaya, kemudian didiamkan selama beberapa hari.
Tape singkong atau yang dikenal dengan nama peuyeum adalah makanan fermentasi singkong rebus yang diberi ragi di seluruh sisi singkongnya. Umumnya, tape singkong akan dibiarkan selama tiga hari hingga singkong menjadi lunak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: