Ilustrasi biji kopi Gayo(Freepik/azerbaijan_stockers)
INDOZONE.ID - Biji kopi arabika Gayo asal Aceh berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Platform panduan kuliner dunia, TasteAtlas, menobatkan kopi khas Serambi Mekkah ini sebagai biji kopi terbaik nomor satu di Asia untuk tahun 2026.
Kopi kebanggaan tanah air ini sukses berada di posisi puncak dalam daftar bertajuk Top Asian Coffee Beans 2026. Penilaian ini diklaim objektif karena disaring ketat demi menghindari ulasan palsu.
"Daftar biji kopi terbaik di Asia ini disusun berdasarkan penilaian pengguna yang telah melalui sistem verifikasi untuk menyaring ulasan dari bot maupun penilaian yang bias," tulis TasteAtlas dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (9/7/2026).
Baca juga: Resep Papeda Khas Papua dengan Kuah Ikan Kuning
Hingga Rabu (8/7/2026), TasteAtlas mencatat ada 28 penilaian yang masuk, di mana 19 suara di antaranya diverifikasi sah oleh sistem.
Mereka juga menambahkan bahwa pemeringkatan ini bukan penentu mutlak, melainkan sarana untuk melestarikan tradisi.
"Pemeringkatan ini bukan merupakan kesimpulan mutlak mengenai kopi terbaik di dunia, melainkan bertujuan memperkenalkan kopi-kopi khas daerah sekaligus mendorong pelestarian tradisi kuliner lokal," kata pihak TasteAtlas.
Lantas, apa saja 4 biji kopi terbaik di Asia yang dirilis oleh TasteAtlas? Berikut penjelasan lengkapnya:
Baca juga: Resep Gado-gado Jakarta dengan Bumbu Kacang yang Lezat
TasteAtlas menempatkan kopi kebanggaan masyarakat Aceh ini di peringkat pertama. Kopi yang ditanam di Dataran Tinggi Gayo pada ketinggian 1.200 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut ini punya profil rasa yang sangat unik.
TasteAtlas mengungkapkan keunggulannya, "Kopi Arabika Gayo dikenal memiliki cita rasa yang bersih (clean cup), body sedang hingga penuh, serta tingkat keasaman yang rendah dengan karakter herbal, earthy (sensasi rasa tanah alami), dan rempah".
Selain rasanya yang memikat, kopi ini sudah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Pemerintah Indonesia.
Posisi kedua ditempati oleh kopi organik asal pegunungan Thailand, Kafae Doi Chaang. Kopi ini diproduksi menggunakan perpaduan varietas Arabika Caturra, Catimor, dan Catuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Taste Atlas