Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 SEPTEMBER 2025 • 12:05 WIB

5 Makanan Khas yang Sering Hadir di Perayaan Maulid Nabi

5 Makanan Khas yang Sering Hadir di Perayaan Maulid NabiApem Jawa (Youtube/ Resep Hernis)

INDOZONE.ID - Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah, perayaan ini juga sarat dengan nilai kebersamaan dan syiar keagamaan. 

Salah satu tradisi yang kerap menyertai adalah pembagian makanan. Setiap makanan yang dihidangkan dalam perayaan Maulid Nabi bukan sekadar pengisi perut, melainkan juga sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. 

Berikut ini ada lima jenis makanan yang sering dijumpai saat peringatan Maulid Nabi yang bisa jadi inspirasi kamu. Yuk simak!

Baca juga: 7 Destinasi Wisata Rohani untuk Rayakan Maulid Nabi di Arab Saudi: Mengenal Sejarah Rasulullah Lebih Dekat!

1. Nasi Berkat

Nasi berkat mungkin jadi ikon paling umum dalam perayaan Maulid. Hidangan ini biasanya terdiri dari nasi putih atau nasi uduk, lengkap dengan lauk pauk seperti ayam goreng, telur pindang, mie goreng, dan sambal goreng kentang. Disajikan dalam wadah besar atau dibungkus daun pisang, nasi berkat dibagikan kepada para jemaah sebagai bentuk sedekah dan simbol kebersamaan.

2. Kue Apem

Kue apem memiliki makna simbolis yang kuat dalam budaya Jawa. Bentuknya yang bulat dan rasanya yang manis melambangkan harapan agar setiap doa yang dipanjatkan bisa diterima dengan baik. Di banyak daerah, kue apem sering disusun bersama aneka jajanan pasar lain, lalu dibagikan kepada tetangga atau tamu yang datang.

3. Ketan Serundeng

Ketan yang disajikan dengan taburan serundeng kelapa ini memiliki rasa gurih manis yang khas. Dalam tradisi Maulid, ketan dianggap sebagai simbol persatuan dan kekompakan, karena teksturnya yang lengket mencerminkan eratnya hubungan antarumat Islam. Biasanya ketan ini dibuat dalam jumlah banyak dan dibagikan setelah acara pengajian selesai.

Baca juga: 7 Puisi Singkat Tentang Maulid Nabi Muhammad SAW yang Menyentuh Hati

4. Buah-buahan Segar

Tak hanya makanan berat atau jajanan, buah-buahan juga sering menjadi bagian dari perayaan. Pisang, jeruk, apel, dan salak kerap dimasukkan dalam bingkisan atau tumpeng buah yang menghiasi acara Maulid. Selain sehat, buah juga memiliki filosofi tersendiri sebagai simbol rezeki dan berkah dari Allah SWT.

5. Kue Tradisional Aneka Warna

Dalam beberapa budaya lokal, peringatan Maulid Nabi dihiasi dengan kue tradisional berwarna-warni seperti kue lapis, nagasari, dan putu ayu. Selain mempercantik tampilan sajian, keberagaman warna ini mencerminkan kebahagiaan dan semangat menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. Biasanya kue ini disusun di nampan atau tampah, lalu dibagikan kepada anak-anak dan tamu undangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rekomendasi Penulis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Makanan Khas yang Sering Hadir di Perayaan Maulid Nabi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!