INDOZONE.ID - Kalau Kamu belum pernah ke Aceh dan disajikan sepiring ayam tangkap, Kamu mungkin akan terdiam sejenak.
Bukan karena baunya yang menggoda atau porsi jumbo, tapi karena penampakannya benar-benar bikin bingung.
Daun-daunan menggunung menutupi isi piring, dan Kamu akan bertanya-tanya—mana ayamnya? Tapi justru di situlah letak keunikan salah satu kuliner ikonik Aceh ini.
Di balik taburan daun kari dan daun pandan goreng yang harum dan garing, tersembunyi potongan ayam goreng yang renyah, gurih, dan kaya aroma.
Bukan sembarang ayam goreng, ayam tangkap punya karakter kuat yang langsung mengingatkan kita pada identitas dapur Aceh: kaya rempah, berani rasa, dan punya presentasi yang tak biasa.
Baca juga: Es Cendol Latte: Sensasi Baru Minuman Tradisional yang Naik Kelas Tanpa Kehilangan Identitas!
Ayam tangkap biasanya dibuat dari ayam kampung yang dipotong kecil-kecil agar bumbunya meresap hingga ke serat daging.
Bumbu utama yang digunakan terdiri dari perpaduan bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, dan cabai hijau, ditambah sentuhan rempah-rempah seperti ketumbar dan kunyit yang memperkaya cita rasanya.
Semua bumbu ini dihaluskan, kemudian ditumis atau langsung dibalurkan ke ayam sebelum digoreng.
Yang bikin unik, ayam ini tidak digoreng sendirian. Setelah ayam dilumuri bumbu, barulah dimasukkan juga irisan daun pandan dan daun kari yang akan ikut digoreng bersamanya.
Hasilnya? Aromanya menjadi sangat menggoda, dan daun-daunan yang ikut dimasak dijadikan topping garing yang bisa langsung dinikmati.
Jangan salah kira, daun-daun ini bukan sekadar hiasan. Justru mereka yang jadi pembeda utama antara ayam tangkap dan ayam goreng lain dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: 17 Ide Nama Jus Jeruk yang Unik, Kekinian, dan Bikin Pelanggan Langsung Penasaran
Saat disajikan, potongan ayam dan daun digoreng itu ditumpuk jadi satu. Kadang nyaris mustahil melihat bagian ayam di balik dedaunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: WhatToCookToday