INDOZONE.ID - Sebagai salah satu tujuan wisata yang belakangan cukup populer, Pulau Sumba memiliki banyak sekali daya tari wisata baik alam maupun budaya yang patut dijelajahi.
Selain pantai yang menawan, ada juga sejumlah wisata air terjun dengan karakteristiknya masing-masing. Salah satu yang cukup dikenal adalah Air Terjun Tanggedu, yang terletak di Kabupaten Sumba Timur.
Dari Kota Waingapu jaraknya sekitar 50 kilometer atau sekitar 90 menit berkendaraan dengan roda dua atau empat.
Sepanjang perjalanan, kita akan melewati sejumlah objek wisata, seperti Savana Purukambera dan beberapa pantai berpasir putih yakni Londalima dan Purukambera.
Akses jalan yang dulunya belum begitu baik, sekarang sudah jauh lebih baik. Beberapa jalan cukup terjal, berlekuk tak begitu luas dan cukup terjal, membuat pengendara harus ekstra hati-hati.
Landscape perbukitan sepanjang jalan menuju air terjun sangat menarik, ditambah kehadiran hewan yang berkeliaran bebas seperti kuda sandelwood, sangat sayang untuk tidak diabadikan.
Sekitar 500 meter sebelum mencapai titik menuju air terjun, saat ini sudah ada jembatan gantung yang bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
Baca Juga: Menyusuri Air Terjun Abone Fatukoa, Hidden Gem di NTT yang Bikin Takjub Pengunjung
Kehadiran jembatan ini mempermudah akses menuju air terjun, jika menggunakan roda empat kita bisa melanjutkan perjalanan dengan menyewa kendaraan roda dua pulang pergi Rp50 ribu per orang.
Pada salah satu rumah, tersedia buku tamu yang harus kita isi sebelumnya. Harga tiket masuknya Rp10 ribu per orang dan parkir motor Rp5 ribu.
Di area parkir saat ini sedang dibangun fasilitas pendukung wisata seperti lopo dan toilet.
Selanjutnya kita harus menuruni anak tangga sekitar 5-8 menit untuk mencapai air terjun. Wilayah air terjun sangat luas dengan adanya begitu banyak spot foto menarik.
Selain keindahan relief dindingnya, warna air yang hijau tosca menjadi daya tarik. Kurang lebih ada tiga area yang paling populer, area pertama adalah bagian yang sisi kiri dan kanan air terjun diapit oleh dinding batu belekuk dengan relief eksotik yang sekaligus menjadi spot utama. Area ini tak dapat diakses saat musim penghujan karena digenangi oleh air beraliran kencang yang berbahaya.
Selanjutnya ada area di mana air mengalir dari ketinggian sekitar 5-8 meter yang membentuk kubangan yang biasa digunakan untuk aktivitas berenang, bagi yang memiliki keberanian bisa juga melompat dari ketinggian, tentu harus paham betul area bawah yang dalam dan tak berbatu.
Pada bagian atas air terjun terdapat beberapa aliran yang membentuk kubangan dengan kedalaman bervariasi yang juga digunakan sebagai tempat berenang.
Baca Juga: Indahnya Air Terjun BTN Kolhua, Pernah Terkena Badai Seroja tapi Kini Jadi Hidden Gem di Kota Kupang
Sementara pada bagian lain tidak disarankan untuk aktivitas berenang karena kedalaman dan aliran airnya sangat kencang.
Di sekitar air terjun ada beberapa warga sekitar yang berjualan kelapa, kopi, pop mie dan beberapa jenis snack yang dapat dibeli untuk mengisi perut.
Waktu terbaik untuk mengunjungi objek wisata ini adalah menjelang akhir musim hujan menuju musim kemarau.
Bagi yang ingin berkunjung ke Sumba Timur dapat menggunakan akses laut dari Pelabuhan Bolok Kupang atau menggunakan pesawat dari Bandara El Tari Kupang (KOE) menuju bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu (WGP) dengan pesawat Wings Air dengan biaya sekitar Rp600-800 ribu.
Tersedia fasilitas penginapan, tempat makan, pertamina dan gerai ATM. Harga sewa kendaraan transportasi roda dua Rp100 ribu dan mobil Rp600-800 ribu per hari di luar bahan bakar.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung