Rabu, 15 JULI 2026 • 12:51 WIB

Bukit Wairinding, Savana Memesona di Sumba Timur

Author

Bukit Wairinding, Sumba Timur. (Z Creators/Arianto Y Selly)

INDOZONE.ID - Bukit Wairinding menjadi salah satu wisata yang kian populer di Sumba Timur. Bukit ini terletak di Desa Pambota Jara, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.

Bukit dengan lanskap padang savana yang luas dan berundak-undak, yang kerap disebut sebagai "Afrika di ujung Timur Indonesia" pada musim kemarau, dan berubah menyerupai New Zealand saat musim penghujan.

Daya Tarik Utama 

Bukit Wairinding berjarak sekitar 25-30 km dari pusat Kota Waingapu, dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan.

Baca juga: Pencinta Alam Wajib Tahu! Ini Pantai Puru Kambera, Hidden Gem di Timur Sumba

Kondisi jalan menuju lokasi sudah beraspal dan relatif mulus. Setibanya di kaki bukit, pengunjung perlu melanjutkan pendakian ringan sejauh sekitar 500 meter untuk mencapai titik pandang terbaik di ketinggian 100-200 mdpl.

Ciri paling khas dari Bukit Wairinding adalah bentuk perbukitannya yang menyerupai sosok raksasa sedang tidur terlentang, lengkap dengan lekukan yang menyerupai kepala, wajah, hingga tubuh.

Keunikan bentang alam berundak ini membuatnya menjadi spot foto favorit, terutama saat golden hour di pagi atau sore hari, saat langit berubah warna menjadi gradasi jingga keemasan.

Selain lanskapnya, wisatawan juga bisa berinteraksi langsung dengan anak-anak lokal yang tengah menggembalakan ternak.

Pengunjung bahkan dapat menyewa kuda serta pakaian adat khas Sumba untuk melengkapi sesi foto, dengan biaya sewa yang relatif terjangkau, sekitar puluhan ribu rupiah saja.

Keunikan lainnya yaitu tampilannya yang selalu berbeda tergantung musim. Saat musim penghujan antara Oktober hingga April, savana akan dipenuhi rumput hijau segar.

Sebaliknya, di musim kemarau sekitar Juni hingga Oktober, savana berubah warna menjadi cokelat keemasan yang memberikan kesan lebih eksotis dan dramatis.

Fasiitas dan Popularitas

Kawasan ini sudah dilengkapi fasilitas dasar seperti area parkir, saung untuk beristirahat, beberapa titik foto, serta warung makanan dan minuman milik warga sekitar.

Hingga saat ini, belum ada tiket masuk resmi, pengunjung hanya diminta mengisi buku tamu dan memberikan donasi sukarela sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat setempat.

Popularitas Bukit Wairinding kian meningkat setelah menjadi lokasi syuting sejumlah film nasional, serta lokasi foto prewedding beberapa figur publik.

Tempat ini juga sering dijadikan latar konten media sosial oleh para pelancong dan pembuat konten yang datang mengabadikan keindahan savananya.

Baca juga: Pesona Bukit Wairinding Sumba Timur, Bisa Naik Kuda Sambil Menikmati Pemandangannya

Kombinasi lanskap savana yang unik, suasana yang tenang, serta interaksi budaya lokal yang autentik, Bukit Wairinding layak menjadi salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Sumba Timur.

Waktu terbaik untuk menikmati keindahannya adalah saat matahari terbit atau terbenam, ketika cahaya keemasan menyinari hamparan perbukitan yang begitu memesona.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Traveloka, Trip Advisor

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU