Rabu, 01 JULI 2026 • 17:25 WIB

Sudah Keliling 24 Negara, Taufik Effendi Sebut Kenyamanan Kereta Api Indonesia Setara Global

Author

Kereta api Indonesia (KAI). (Freepik/duophoto23)

INDOZONE.ID - Dalam beberapa tahun terakhir, sistem dan kenyamanan transportasi publik di Indonesia mengalami perubahan yang signifikan. Salah satu yang paling terasa adalah layanan kereta api yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Selama bertransformasi, pengguna layanan kereta api semakin meningkat. Tak jarang masyarakat lebih pilih naik kereta api daripada pesawat saat bepergian jarak jauh di Pulau Jawa.

Banyak sekali perubahan yang dirasakan penumpang mulai dari kemudahan membeli tiket, proses boarding yang lebih praktis, hingga peningkatan kualitas layanan selama perjalanan. 

Faktor inilah yang mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.

Baca juga: Mengenal Sapta Pesona, 7 Kunci Rahasia yang Bikin Wisatawan Betah Berlama-lama

Dalam acara Podcast Marketeers TV bertajuk “Kenapa Video Naik Kereta Bisa Ditonton Jutaan Orang? Rahasia Storytelling Travel Content”, Travel Content Creator Taufik Effendi mengutarakan pendapatnya terkait layanan kereta api di Indonesia yang sudah setara global. 

Ia sendiri sudah menjajal layanan kereta api di 24 negara. Taufik menilai sistem layanan kereta api di Indonesia sekarang ini unggul dalam aspek ketepatan waktu, keamanan, serta keramahan petugas. 

Ia sangat senang dengan sistem boarding dan pengawasan di stasiun, yang membuat penumpang merasa lebih aman.

“Kualitas layanan tersebut pada akhirnya melahirkan keterikatan emosional antara pelanggan dan KAI. Jadi jangan heran, tak sedikit pengguna tetap memberikan dukungan ketika terjadi gangguan operasional karena mereka percaya perusahaan telah berupaya memberikan layanan terbaik dan terus melakukan perbaikan,” ucap Taufik dikutip Rabu (1/7/2026).

Baca juga: Kabar Baik! Warga Indonesia Kini Bisa Dapat Visa on Arrival ke UEA

Selain itu, kekuatan terbesar dari moda kereta api di Indonesia adalah kemampuannya mendengarkan masyarakat.

“Saya pernah mengulas layanan kelas luxury dan menyampaikan kritik terhadap menu makanan. KAI kemudian langsung menghubungi saya untuk meminta masukan lebih lanjut sebagai bahan evaluasi,” imbuh Taufik.

Dari pengalamannya tersebut, Taufik menilai layanan kereta api di Indonesia selalu berupaya meningkatkan kualitas, dengan menindaklanjuti setiap kritik dan masukan yang diterima. 

Respons yang cepat juga membuat masyarakat merasa didengar dan bisa menambah kepercayaan terhadap moda transportasi ini. 

Baca juga: Spot Sunset Baru di Uluwatu, Hadirkan Pengalaman Turun Tebing Langsung Pantai

Pandangan ini juga diperkuat oleh pernyataan dari Akademisi dan Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno. 

Ia menilai, sistem layanan kereta api saat ini sudah lebih mendengarkan pengalaman pelanggan atau customer experience/CX, yang semakin mudah dan nyaman, melalui penerapan standar layanan serta pemanfaatan teknologi.

“Pada awal penerapannya, penggunaan teknologi berbasis data sempat memunculkan kekhawatiran terkait perlindungan data pribadi. Namun, seiring berjalanya waktu, masyarakat mulai menerima inovasi tersebut karena manfaatnya bisa dirasakan secara langsung, mulai dari proses pembelian tiket hingga akses masuk stasiun yang kini menjadi lebih seamless,” kata Djoko.

Lebih lanjut, ia menambahkan, walau ada penyesuaian kenaikan tarif, masyarakat ternyata tidak mempermasalahkan hal itu. Mereka tetap memilih menggunakan kereta api dan menilai kualitas layanan yang didapatkan bisa sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Baca juga: Mendagri Apresiasi Pelestarian Desa Adat Matabesi, Dorong Jadi Warisan Budaya dan Destinasi Wisata

Lalu, Djoko juga menyoroti komitmen KAI dalam mengutamakan kepentingan pelanggan, salah satunya melalui kebijakan pengembalian dana penuh saat perjalanan dibatalkan. Menurutnya, konsistensi ini berpihak kepada penumpang dan membuat hubungan mereka semakin erat.

“Jadi KAI tidak lagi dipandang sekadar sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi telah berkembang menjadi lifestyle brand,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU