Rabu, 17 JUNI 2026 • 17:46 WIB

Susul Malaysia dan Singapura, Kamboja Bebaskan Visa untuk Turis China

Author

Wisatawan di Kamboja. (Freepik/bloodua)

INDOZONE.ID - Demi menggaet wisatawan asal China, tiga negara ASEAN ini memberlakukan pembebasan visa. Kamboja, jadi negara ketiga mengikuti langkah ini setelah Malaysia dan Singapura.

Pemerintah Kamboja resmi memberlakukan program uji coba bebas visa bagi warga negara China mulai Senin (15/6/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari pasar terbesar sektor pariwisata Kamboja sekaligus memperkuat daya saing dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Singapura.

Berdasarkan laporan China Daily, program tersebut akan berlangsung hingga 15 Oktober 2026. Selama periode uji coba, warga negara China dapat masuk ke Kamboja tanpa visa dan tinggal hingga 14 hari.

Baca juga: Kelezatan Blood Cockle: Kerang Darah dengan Saus Manis Khas Kamboja yang Wajib Kamu Coba!

Selain bebas visa, Kementerian Pariwisata Kamboja juga mengizinkan wisatawan China untuk melakukan beberapa kali kunjungan masuk (multiple entry) selama masa program berlangsung.

Menteri Pariwisata Kamboja, Huot Hak, mengatakan pemerintah menargetkan lebih dari 600.000 wisatawan China selama empat bulan masa uji coba. Secara keseluruhan, Kamboja berharap dapat menarik lebih dari 1,2 juta wisatawan asal China sepanjang tahun 2026.

"Kamboja siap sepenuhnya untuk memberikan sambutan yang hangat, layanan berkualitas tinggi, dan pengalaman yang berkesan bagi para pengunjung," ujar Huot Hak, seperti dikutip Khmer Times. 

Ia menambahkan bahwa sektor akomodasi, kuliner, dan ritel telah dipersiapkan untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa China masih menjadi sumber wisatawan mancanegara terbesar bagi Kamboja. Selama periode Januari hingga April 2026, tercatat sebanyak 331.199 wisatawan China berkunjung ke negara tersebut.

Kebijakan bebas visa ini merupakan bagian dari upaya Kamboja untuk memulihkan jumlah wisatawan China ke tingkat sebelum pandemi COVID-19.

Pada 2025, Kamboja menerima sekitar 1,2 juta wisatawan asal China, meningkat dibandingkan sekitar 850.000 kunjungan pada 2024. Meski demikian, angka tersebut masih jauh di bawah rekor 2,36 juta wisatawan China yang tercatat pada 2019.

Baca juga: Mengunjungi Lotus Fields di Kamboja yang Tawarkan Pemandangan Ribuan Bunga Teratai

Di kawasan Asia Tenggara, sejumlah negara telah lebih dulu menerapkan kebijakan bebas visa bagi wisatawan China, termasuk Thailand, Malaysia, dan Singapore.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VN Express

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU