INDOZONE.ID - Bosan dengan kemacetan konvoi atau keriuhan pusat kota saat malam takbiran? Merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa tidak harus selalu identik dengan klakson kendaraan dan kerumunan massa di Bundaran HI atau Monas.
Jika Anda mencari suasana yang lebih syahdu, estetik, namun tetap terasa semangat kemenangannya, berikut adalah rekomendasi spot anti-mainstream di sekitar Jakarta untuk malam takbiran 2026:
Baca juga: Jakarta Milik Sendiri! Ini 5 Destinasi Syahdu yang Sepi Pengunjung saat Libur Lebaran
1. Area Selasar Masjid Istiqlal (Sisi Sungai Ciliwung)
Alih-alih masuk ke dalam kerumunan utama di ruang salat, cobalah menepi ke selasar luar Masjid Istiqlal yang menghadap ke arah Gereja Katedral atau sisi sungai yang baru direvitalisasi.
Suara takbir dari sound system raksasa Istiqlal yang menggelegar dipadu dengan pantulan lampu-lampu kota di permukaan air sungai menciptakan suasana yang sangat kontemplatif.
Gak hanya itu, Anda juga bisa menikmati kemegahan arsitektur Istiqlal dan Katedral sekaligus dalam balutan cahaya malam atau floodlight yang ikonik tanpa harus berdesakan di trotoar jalan raya.
2. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu (Blok M)
Kawasan Blok M kini telah bersalin rupa menjadi pusat nongkrong yang lebih tertata. Taman Literasi adalah spot yang pas bagi Anda yang ingin suasana malam takbiran yang lebih "urban" tapi tetap tenang.
Anda bisa duduk di area amphitheater terbuka sambil mendengarkan gema takbir dari masjid-masjid di sekitar Melawai. Biasanya banyak anak muda yang berkumpul di sini dengan suasana yang lebih santai dan tidak bising.
Dekat dengan akses MRT jadi keunggulan tersendiri bila Anda ingin menikmati malam takbiran di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Anda bisa naik MRT di malam takbiran untuk melihat pemandangan lampu kota Jakarta dari ketinggian tanpa terkena macet total di jalur aspal.
Baca juga: Kemenpar Siap Dorong Jakarta Jadi Destinasi Wisata di Libur Lebaran 2026
3. Jembatan Budaya & Area Pantai Maju (PIK 2)
Jika Anda ingin menghirup udara laut, Pantai Maju di PIK 2 adalah pelarian yang menarik. Di sini, gema takbir mungkin tidak sekeras di pusat kota, namun suasana kemenangannya terasa lebih "lapang".
Angin laut malam hari dan area pejalan kaki yang sangat luas. Anda bisa melihat kembang api yang biasanya dinyalakan secara mandiri oleh warga sekitar di sepanjang garis pantai.
Area parkir dan ruang geraknya sangat luas jadi keunggulan tersendiri tempat ini. Jembatan Budaya ini juga cocok untuk keluarga yang membawa anak kecil atau lansia yang tidak tahan dengan polusi suara.
4. Kawasan Kota Tua (Area Belakang Museum Fatahillah)
Jangan berhenti di lapangan utamanya yang pasti penuh sesak. Melipirlah ke arah pinggiran kali besar atau area jalan setapak menuju Pelabuhan Sunda Kelapa.
Bangunan kolonial yang disinari lampu kuning temaram memberikan atmosfer "Jakarta Tempo Doeloe". Mendengarkan takbir di tengah arsitektur tua memberikan kesan historis yang dalam tentang perjalanan Lebaran dari masa ke masa.
Di Kawasan Kota Tua terdapat banyak spot foto estetik yang sepi pengunjung jika Anda mau sedikit menjauh dari panggung utama di depan Museum Fatahillah.
Tips Merayakan Malam Takbiran Anti-Mainstream
- Gunakan Transportasi Umum Berbasis Rel: MRT dan LRT biasanya beroperasi hingga tengah malam saat malam takbiran. Ini adalah cara terbaik untuk melihat "lautan cahaya" Jakarta tanpa stres karena macet.
- Cari Masjid di Pemukiman Tua: Ketimbang masjid besar, cobalah mampir ke masjid-masjid di area seperti Kwitang atau Kampung Luar Batang. Takbiran di sana jauh lebih kental dengan tradisi lokal dan budaya Betawi yang asli.
- Bawa Perbekalan Sendiri: Malam takbiran adalah waktu tersibuk bagi pedagang makanan. Membawa termos kopi atau camilan sendiri akan menyelamatkan Anda dari antrean panjang di minimarket atau pedagang kaki lima.
Kemenangan sejati adalah saat kita bisa meresapi setiap asma Allah yang dikumandangkan dalam ketenangan hati.
Merayakan malam takbiran di tempat yang lebih teduh bisa menjadi cara terbaik untuk menutup perjalanan spiritual Ramadan tahun ini. Jadi, ke mana tujuan takbiran Anda malam ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan