INDOZONE.ID - Medan memang salah satu surga kuliner, namun jika Anda berbicara tentang oleh-oleh kebanyakan orang hanya akan terpikir Bolu Meranti atau Bika Ambon.
Jika Anda ingin membawa pulang "buah tangan" yang lebih unik, memiliki cita rasa lokal yang kuat, atau bahkan bernilai seni tinggi, Medan punya banyak simpanan rahasia.
Berikut adalah daftar oleh-oleh khas Medan yang anti-mainstream untuk referensi Anda di tahun 2026.
Baca juga: 8 Oleh-Oleh Khas Jakarta yang Tahan Lama: Soal Rasa, Jangan Diragukan!
1. Ikan Sale
Jika biasanya orang membawa teri Medan, cobalah beralih ke Ikan Sale. Ini adalah ikan (biasanya jenis lele atau limat) yang diawetkan melalui proses pengasapan tradisional selama berhari-hari.
Ikan Sale sendiri sangat jarang ditemukan di kota lain. Ikan ini bisa diolah kembali menjadi gulai atau disambal, memberikan rasa masakan khas Sumatera Utara yang otentik di rumah.
2. Tauco Medan
Medan memiliki salah satu produsen tauco terbaik di Indonesia. Berbeda dengan tauco daerah lain yang cenderung manis, Tauco Medan memiliki rasa asin-gurih yang sangat pekat.
Tauco Medan adalah rahasia di balik lezatnya masakan restoran di Medan. Membawa ini sebagai oleh-oleh sangat cocok untuk teman atau keluarga yang hobi memasak.
Baca juga: Bosan Lumpia? Ini 9 Oleh-Oleh Khas Semarang Anti-Mainstream dan Harganya
3. Kain Ulos Artisan
Alih-alih kaos oblong, bawalah pulang Kain Ulos. Untuk versi yang lebih berkesan, carilah ulos hasil tenunan tangan dari pengrajin lokal di galeri seni atau pasar tradisional seperti Pasar Pusat.
Selain sebagai selendang, kain ulos kini banyak diaplikasikan menjadi produk modern seperti tas laptop, pouch, hingga runner meja yang sangat estetik untuk dekorasi rumah.
4. Sirup Terong Belanda
Jika Sirup Markisa sudah terlalu umum, cobalah Sirup Terong Belanda (Tamarillo). Buah ini tumbuh subur di dataran tinggi Brastagi dan banyak diolah di Medan.
Rasanya lebih eksotis dan jarang diproduksi secara massal oleh brand nasional, menjadikannya oleh-oleh yang terasa sangat eksklusif.
5. Kacang Sihobuk
Meskipun asalnya dari Tarutung, Kacang Sihobuk adalah salah satu camilan yang paling diburu di Medan. Kacang ini disangrai menggunakan pasir, bukan digoreng dengan minyak sehingga bebas kolesterol.
Kemasannya yang sederhana (biasanya dalam bungkus plastik transparan dengan label merah) menyimpan rasa yang legendaris dan sangat adiktif.
Medan merupakan kota dengan karakter yang sangat kuat, dan hal itu tercermin jelas dari setiap produk lokalnya.
Dengan memilih oleh-oleh yang anti-mainstream, Anda tidak hanya membawa pulang benda fisik, melainkan berbagi cerita tentang kekayaan bumbu rempah dan keahlian tangan para pengrajin di Sumatera Utara.
Jadi, manakah dari 'harta karun' Medan ini yang akan mengisi ruang di koper Anda?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan