Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. (en.wikipedia.org)
INDOZONE.ID - Manado memang juara kalau bicara soal sambal roa atau klappertaart. Tapi, kalau setiap pulang dari "Kota Tinutuan" Anda hanya membawa dua barang itu, rasanya ada yang kurang.
Di tahun 2026 ini, tren oleh-oleh mulai bergeser ke produk-produk yang lebih spesifik, punya nilai cerita, dan tentu saja yang anti-mainstream.
Berikut adalah kurasi oleh-oleh khas Manado yang unik dan bakal bikin teman atau keluarga Anda terkesan karena belum pernah mencobanya:
Baca juga: 4 Toko Oleh-Oleh Khas Jakarta: Cari Apa yang Kamu Mau di Sini!
Sambal Bakasang menjadi salah satu rekomendasi oleh-oleh khas Manado yang anti-mainstream. (Freepik)
Kalau Sambal Roa sudah terlalu umum, cobalah Bakasang. Ini adalah sambal hasil fermentasi perut ikan yang biasanya ikan cakalang atau tuna.
Sambal Bakasang memiliki aroma dan rasa "bold" yang unik, mirip terasi tapi dengan tekstur yang lebih cair dan rasa laut yang lebih kuat. Tidak semua turis berani mencoba ini, tapi bagi penikmat kuliner sejati, bakasang adalah soul food asli Minahasa yang sangat otentik.
Berasal dari kawasan hutan lindung di perbatasan Sulawesi Utara dan Gorontalo, kopi ini mulai naik daun sebagai komoditas premium di Manado.
Kopi ini adalah campuran robusta dan liberika yang ditanam tanpa pupuk kimia (organik). Konon, ini adalah kopi favorit para pejabat Belanda di masa kolonial.
Baca juga: Bosan Tempe Mendoan? Coba 6 Oleh-Oleh Purwokerto Anti-Mainstream yang Unik Ini!
Kain Bentenan bisa menjadi rekomendasi oleh-oleh khas Manado yang anti-mainstream. (Dok. Istimewa)
Lupakan sejenak kaos distro bertema Manado. Kain Bentenan adalah kain tenun tradisional khas Minahasa yang sempat hilang dan kini diproduksi kembali.
Kain Bantenan memiliki motif garis-garis dan geometris yang rumit dengan warna-warna alam yang elegan. Selain cantik sebagai bahan pakaian, membawa kain ini berarti Anda membawa sepotong sejarah Minahasa yang hampir punah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan