INDOZONE.ID - Pantai Lovina terkenal dengan atraksi lumba-lumba di alam sejak lama. Tapi ada jam-jam tertentu yang kamu catat agar berhasil bisa lihat lumba-lumba menggemaskan langsung di tengah lautan.
Melihat pemandangan munculnya sekelompok lumba-lumba di area Pantai Lovina menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan dan mancanegara.
Namun tentunya, ada beberapa hal yang perlu anda persiapkan sebelum bertemu dengan mamalia yang terkenal sebagai salah satu hewan terpintar di dunia itu.
Simak sederet tips yang bisa kamu lakukan sebelum berencana melihat lumba-lumba di Pantai Lovina, dikutip ANTARA, Rabu (10/12/2025).
Baca juga: Gerakan Wisata Bersih di Lovina Dukung Pariwisata Merata dan Berkelanjutan
Menurut Sales Manager The Lovina Bali Yetty Meoko, wisatawan yang datang dapat melihat lumba-lumba di pagi hari sekitar pukul 06.00 sampai 08.00 WITA, dengan menggunakan perahu tradisional nelayan yang ditopang oleh dua buah pilar besar yang memanjang di tiap sisinya.
Jika ingin mengikuti tur, pengunjung harus membayar terlebih dahulu sebesar Rp150 ribu untuk dewasa dan anak-anak Rp75 ribu belum termasuk dengan pajak. Biaya tersebut sudah termasuk perahu, pelampung keselamatan dan melihat lumba-lumba selama sekitar 1,5 jam.
Wisatawan juga dapat menikmati pengalaman turun dan bergelantungan di dua sisi perahu untuk berenang di laut ketika bertemu lumba-lumba.
Disarankan untuk menggunakan pakaian yang nyaman seperti kaos, baju renang dan sandal anti air karena wisatawan akan berada di tengah laut dan terciprat oleh air selama perjalanan bertemu lumba-lumba.
Wisatawan juga akan turun dalam air di tepi pantai yang licin untuk naik ke atas perahu. Bagi yang membawa anak-anak pastikan kondisinya sehat karena Bali Utara terkenal dengan udaranya yang dingin dan sejuk.
Gunakan tabir surya (sunscreen) agar kesehatan kulit tetap terjaga dari sinar matahari selama berada di tengah laut.
Semakin pagi berangkat, wisatawan juga akan melihat matahari terbit yang menambah keindahan dari pemandangan lumba-lumba bermain di sekitar Pantai Lovina. Apalagi posisinya berada di daerah yang dikelilingi oleh perbukitan hijau dengan langit yang cerah dan bersih bak lukisan.
Selama berkunjung, Yetty mengatakan wisatawan tidak boleh memberikan lumba-lumba makan agar mereka kebiasaan mandiri mencari makanan di laut tidak hilang.
Perahu yang melintas dekat dengan kelompok juga harus berjalan dengan peran dan tidak mengeraskan deru suara mesin. Hal ini ditujukan supaya lumba-lumba tidak mengalami stres dan merasa aman untuk menyapa pengunjung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA