Aksi paralayang ilegal dikecam di Bromo. (Instagram)
INDOZONE.ID - Sebuah video di media sosial memperlihatkan aktivitas penerbangan paralayang di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Aktivitas paralayang ini ternyata jadi tindakan ilegal yang dikecam keras.
Dalam video tersebut, terlihat seorang paraglider dengan pakaian dan helm putih menerbangkan parasut oranye ke arah Gunung Bathok, yang berada di sebelah Gunung Bromo. Video ini diunggah pada, Rabu 10 September 2025 lalu.
Balai Besar TNBTS menyampaikan pihaknya akan menyelidiki aktivitas penerbangan paralayang yang dilakukan di kawasan konservasi Gunung Bromo tersebut.
"Kami sedang mengumpulkan informasinya," kata Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani di Kota Malang, Jawa Timur, dilansir ANTARA.
Baca juga: Bromo Marathon 2025 Hadirkan Lintasan Menantang dengan Panorama Spektakuler
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menanggapi viralnya video aktivitas paralayang di kawasan Gunung Bromo. Ia mengapresiasi langkah cepat pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dalam merespons kejadian tersebut dan menegaskan bahwa Bromo adalah kawasan konservasi yang harus dijaga.
“Saya menghargai perhatian yang telah ditunjukkan TNBTS atas viralnya aktivitas paralayang di Gunung Bromo. Saya ingin menegaskan bahwa kita harus menjaga Bromo tidak hanya sebagai destinasi wisata tetapi juga sebagai kawasan konservasi, warisan budaya masyarakat Tengger yang sakral, serta bagian dari Cagar Biosfer UNESCO," ujar Khofifah, Senin (15/9/2025).
Menurutnya, Bromo memiliki nilai penting sebagai bagian dari Cagar Biosfer Bromo Tengger Semeru-Arjuno yang ditetapkan UNESCO sejak 2015. Karena itu, seluruh aktivitas wisata harus mematuhi aturan konservasi dan perizinan yang berlaku.
Baca juga: Bromo Kini Lebih Mudah Dijangkau, Agen Lokal Sediakan Paket Praktis untuk Wisatawan
Khofifah juga meminta semua pihak, mulai dari pemerintah, pengelola TNBTS, aparat keamanan, pelaku usaha wisata, hingga masyarakat untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum.
Ia menegaskan bahwa wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, yang melanggar aturan seperti ini akan ditindak tegas.
"Saya meminta semua pihak mulai dari pemerintah, TNBTS, aparat keamanan, penyedia jasa wisata, dan masyarakat untuk bersinergi memperkuat pengawasan serta penegakan hukum. Turis asing maupun lokal yang melanggar akan ditertibkan sesuai peraturan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA