Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 07 MEI 2026 • 20:21 WIB

Wamenpar Ajak ASITA Perkuat Pariwisata Indonesia yang Berkualitas dan Berkelanjutan

Wamenpar Ajak ASITA Perkuat Pariwisata Indonesia yang Berkualitas dan BerkelanjutanWakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan Rakernas II ASITA 2026 di Four Points by Sheraton Makassar, Kamis (7/5/2026). (dok. Kemenpar)

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengajak seluruh anggota Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah demi mendorong pariwisata Indonesia yang berkualitas, kompetitif, dan berkelanjutan.

Saat membuka Rakernas II ASITA 2026 di Four Points by Sheraton Makassar, Kamis (7/5/2026), ia menekankan pentingnya peran ASITA dalam menyusun paket wisata yang menarik dan mampu bersaing, sekaligus memanfaatkan berbagai program stimulus dari pemerintah untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

“Seperti yang Ibu Menteri sampaikan kepada saya, Bu Wamen kita harus dukung ASITA, kita harus berjalan bersama ASITA. Itu pesan beliau kepada saya. Karena ASITA ini adalah mitra strategis dari pemerintah,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa.

Sebagai asosiasi biro perjalanan wisata tertua di Indonesia, ASITA memiliki posisi penting tidak hanya dalam mendukung promosi dan penjualan paket wisata, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam memberikan masukan serta kritik yang konstruktif terhadap kebijakan pariwisata nasional.

Baca juga: Wamenpar Sebut Gen Z Tak Sekadar Penonton, Tapi Penggerak Pariwisata Indonesia Masa Depan

“Mudah-mudahan inisiasi gagasan ide yang dihadirkan dan dilahirkan pada Rakernas hari ini bisa memajukan sektor pariwisata,” kata Wamenpar.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenpar juga menjelaskan sejumlah langkah strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan global, termasuk tingginya harga tiket pesawat yang berdampak pada mobilitas wisatawan.

Atas arahan Presiden, pemerintah telah memberikan sejumlah stimulus, antara lain PPN ditanggung pemerintah sebesar 100 persen, penetapan surcharge sebesar 38 persen, hingga pembebasan bea masuk onderdil pesawat sebesar 0 persen untuk membantu menekan harga tiket penerbangan.

Selain itu, Kementerian Pariwisata juga melakukan penyesuaian strategi pasar dengan mengalihkan fokus promosi ke kawasan Asia dan Asia Pasifik, serta memperkuat pasar medium haul dan short haul. Pergeseran strategi ini dinilai selaras dengan tren global, di mana wisatawan kini cenderung memilih destinasi yang lebih dekat, efisien dari sisi biaya, serta lebih singkat waktu tempuhnya.

Wamenpar juga mengingatkan seluruh pelaku usaha pariwisata, khususnya biro perjalanan wisata, untuk memastikan produk wisata yang dipasarkan berasal dari usaha yang memiliki izin resmi. Langkah tersebut penting untuk menjaga kualitas layanan, melindungi wisatawan, sekaligus memperkuat kredibilitas industri pariwisata Indonesia.

“Dan untuk itu, pada 2025 sudah diterbitkan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 yang mengatur terkait dengan standar kegiatan usaha, tata cara pengawasan dan juga sanksi administratif dan kebijakan ini bertugas untuk tentu saja adalah melindungi wisatawan sekaligus juga menjaga dari kredibilitas industri pariwisata Indonesia,” kata Wamenpar.

Kementerian Pariwisata, lanjut Wamenpar, juga terus mendorong terciptanya ekosistem pariwisata yang saling terhubung antara industri event, tourism and travel, serta perhotelan agar mampu tumbuh secara bersama dan saling memperkuat.

“Sehingga semuanya bisa berkolaborasi dengan baik,” ujar Wamenpar.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengatakan Sulawesi Selatan memiliki potensi pariwisata yang sangat beragam, mulai dari kekayaan budaya di Tana Toraja hingga geopark yang telah diakui UNESCO. Dengan 24 kabupaten/kota, Sulawesi Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan sektor pariwisata berbasis potensi daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wamenpar Ajak ASITA Perkuat Pariwisata Indonesia yang Berkualitas dan Berkelanjutan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!