Menyebut kuliner di Bogor, Jawa Barat salah satunya yang jadi buruan adalah soto Kuning Pak Bongkok. Warung soto tersebut berlokasi di Jalan Suryakencana.
Soto kuning menggunakan kunyit serta daging juga jeroan seperti babat, limpa, paru, dan kikil direbus dengan bumbu khas.
Menariknya, Soto Kuning Pak Bongkok menggunakan bagian daging kepala sapi sehingga tekstur dagingnya agak kenyal. Pak Bongkok alias Suhandi sudah berjualan soto di Jalan Suryakencana sejak 1978.
Dinamakan Pak Bongkok karena dahulu Suhandi yang sudah almarhum ini berjualan soto dengan cara dipikul hingga badannya terlihat bongkok.
Sekarang soto ini dikelola oleh generasi keduanya yang bernama Tajudin. Untuk menikmati semangkok soto kuning berkuah santan ini, pembeli bebas memilih isian soto yang diinginkan.
Harga per potong isian soto seperti daging dan jeroan dibanderol Rp12 ribu saja. Tambahan lain berupa perkedel diguyur dengan kuah soto serta tambahan daun seledri dan bawang goreng membuat soto ini makin menggugah selera.
Rasa sotonya yang nikmat karena perpaduan daging serta jeroan yang empuk ditambah kuah yang kaya rempah dan asin gurihnya pas di lidah. Enggak heran Soto Kuning Pak Bongkok ini menjadi favorit para pejabat salah satunya mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang menjadi pelanggan tetap soto ini.
Warung Soto Kuning Pak Bongkok buka setiap hari mulai dari pukul 06.30-13.30. Dalam sehari soto ini bisa menjual lebih 300 potong daging.
Artikel menarik lainnya:
- Detik-detik Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Orang
- Ada Taman Jepang di Tengah Kota Istanbul, Vibe-nya Mirip dengan Negeri Matahari Terbit
- Warga Gili Lombok Utara Ramai-ramai Mandi Bareng, Ritual 'Aneh' Bisa Tangkis Petaka
- Viral Kisah "Kakak Iparku Adalah Calon Suamiku”, Begini Perjalanan Cintanya
- Peluang Bisnis! Viral Jajanan Pancake Jepang, Pembelinya Membludak hingga Antre Panjang
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: