Buat kalian yang perantauan asal Aceh di Jakarta tentunya akan merindukan lezatnya makanan-makanan otentik khas Aceh bukan?
Ya, siapa yang tidak mengenal makanan dan minuman khas andalan Aceh seperti Mie Aceh, Sate Matang, Sop khas Aceh hingga Kopi Aceh? Tidak hanya orang Aceh saja yang menyukai ini, banyak juga orang-orang dari daerah lain di Indonesia yang begitu suka dengan kuliner khas Aceh.
Koetaradja & The Keude Kupi, warung kopi dengan konsep yang jelas, yaitu menyajikan sajian makanan dan minuman khas Aceh!
Warkop ini persis berada di Jalan Tanah Abang I No.1, RW.8 Petojo Selatan Gambir, Jakarta Pusat, tepatnya di pertigaan Jalan Tanah Abang I dan Jalan Kebon Jahe Kober 5, ini bersinggungan dengan makam Mayor Jenderal Johan Harmen Rudolf Kohler, perwira militer Belanda yang tewas di tangan sniper Aceh dalam awal perang Aceh-Belanda tahun 1873.
Warkop ini didirikan pada Maret 2020 oleh 3 orang sahabat dan saudara, yaitu Muhammad Raji Firdana, Liza dan Ivan Sab.
Terdapat 3 menu andalan dari warkop ini, yaitu:
Pertama kopi khas Aceh dengan segala variannya, seperti kopi saring, kopi sanger dan sanger susu.
Kedua adalah sate matang khas dari satu daerah di Aceh, “Matang Geulumpang Dua” aslinya berasal dari Matang, Bireuen, sate yang sangat terkenal di Aceh ini adalah sate sapi dan kambing dipadu kuah kacang, dan disajikan dengan sop daging khas Aceh berkuah bening.
Ketiga adalah mie Aceh yang terkenal itu, tersedia dalam banyak varian seperti daging, cumi, udang, special dan dapat disajikan dengan cara ditumis, digoreng, ataupun direbus.
Tidak hanya itu, warkop ini juga menyajikan nasi goreng, canai hingga martabak khas Aceh juga lho!
Dan juga ada Es Timun Kerok, minuman khas andalan Masyarakat Aceh sehabis makan masakan Aceh.
Seperti warung Aceh umumnya, warkop Koetaradja juga memperlihatkan aktivitas para barista di ruang terbuka, para pengunjung warkop dapat menyaksikan sendiri para barista meracik kopi dan menghidangkannya.
“Ini melambangkan bahwa Aceh itu sangat terbuka. Sampai dapurnya sendiri ada di bagian depan,” kata Raji, salah satu pendiri dari warkop ini.
Warkop ini buka dari pagi hari sampai malam. Menyediakan menu sarapan pagi, makan siang dan makan malam. Para pendiri warkop pun mengharapkan kehadiran Koetaradja dapat melengkapi selera kuliner Jakarta tentang masakan dan kuliner khas dari Aceh.
Dibawah naungan PT Tri Pangan Perkasa, bisa dikatakan, Koetaradja & The Keude Kupi menjadi satu-satunya warung kopi di tengah kota Jakarta yang menyajikan masakan dan kuliner autentik khas andalan Aceh, terutama "Sate Matang"nya.
Ditengah Pandemi Covid-19, warkop ini tetap buka dan disesuaikan dengan syarat New Normal dengan segala protokolnya. Dan juga sudah hadir di Go-Food lho!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: