Rabu, 12 AGUSTUS 2020 • 17:47 WIB

Industri Mamin Mampu Tumbuh Positif di Tengah Pandemi Covid-19

Author

Ilustrasi industri makanan dan minuman. (Pexels/Pixabay).

INDOZONE.ID - Di tengah situasi pandemi covid-19 yang meluluhlantakkan seluruh sektor perekonomian, ternyata industri makanan dan minuman (Mamin) masih mampu tumbuh positif pada kuartal II-2020. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode April-Juni 2020, industri mamin tumbuh 0,22% secara tahunan (y-o-y).

Dirjen Industri Agro Kemenperin, Abdul Rochim, mengatakan pada semester pertama 2020, industri mamin memberikan kontribusi paling besar terhadap pencapaian nilai ekspor sektor manufaktur, menembus US$13,73 miliar. Sektor ini terbukti mampu menunjukkan geliatnya menembus pasar internasional. 

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas unggulan yang memacu kinerja industri mamin antara lain produk olahan ikan, mie instan, dan kopi. Selain itu, pertumbuhan sektor industri ini juga didukung peningkatan nilai ekspor minyak kelapa sawit (CPO) dan minyak inti kelapa sawit (PKO).

Kemenperin, kata Abdul Rochim, terus  mendorong ketersediaan bahan baku agar aman dan selalu terpenuhi. 

Baca juga: Sandiaga Uno Minta Tempat Wisata Antisipasi Lonjakan COVID-19 saat Libur Lebaran

"Pertumbuhan positif sektor industri mamin ini merupakan momentum yang harus terus dijaga dan juga ditingkatkan sehingga dapat konsisten memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional," kata Abdul Rochim di Jakarta, Rabu (12/8/2020). 

Abdul Rochim melanjutkan, faktor lain yang membantu sektor industri mamin tumbuh positif yakni mulai dibukanya pusat perbelanjaan. Penjualan produk mamin menjadi terdongkrak, seiring mulai pulihnya industri ritel. 

Ia optimistis, kinerja industri mamin masih dapat tumbuh positif untuk periode berikutnya dengan satu syarat, yaitu kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan perkembangan pandemi Covid-19 yang diharapkan dapat segera bisa diatasi. 

"Jika kedua hal ini tercapai, kami proyeksikan industri mamin dapat tumbuh sekitar 3% pada akhir 2020," pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU