Minggu, 04 AGUSTUS 2019 • 17:04 WIB

Siapa Penemu Mie Instan? Inilah Sejarahnya

Author

tofugu.com

Siapa yang tidak kenal mie instan? Semua orang yang menyukai “Mie Instant”. Berterima kasihlah kepada Momofuku Ando, kakek berkebangsaan Jepang yang lahir di Taiwan pada tahun 1911 ini, ialah manusia pertama yang menemukan cara membuat mie instan.

Dari hasil kerja keras dan jerih payahnya, semua orang kini bisa menikmati kelezatan mie instan dengan pilihan rasa yang beraneka ragam. Makanan cepat saji yang mempunyai banyak penggemar ini, masuk ke Indonesia pada pertengahan 1960-an.

Sejarah Mie Instan!

Ditinggal orang tuanya, Ando (panggilan akrabnya) yang baru berumur 3 tahun, harus membantu neneknya mengurusi rumah. Balita ingusan itu harus menjaga toko, belum lagi untuk mencuci pakaian dan mamasak. Hasilnya positif, ia menjadi pintar memasak, sebaliknya sekolahnya malah terlantar.

tofugu.com

Profesi sebagai seorang pedagang ialah impiannya. Harta peninggalan orang tuanya pun digunakan untuk berdagang pakaian rajutan di Taiwan dan Osaka, Jepang. Usahanya terbilang maju. Ia pun bisa kembali ke bangku sekolah menyelesaikan pendidikan yang sempat terbengkalai.

Namun, di dalam perjalannya, ia dituduh korupsi dalam perdagangan senjata dan onderdil pesawat terbang. Ia lantas dijebloskan ke penjara. Setelah 2 tahun hidup di Hotel Prodeo, ia lalu dibebaskan. Pada 1956, satu-satunya harta yang tertinggal hanyalah rumah.

Ide Kreatif Ando!

Masa itu Amerika Serikat sedang gencar-gencarnya menyumbangkan gandum ke Jepang yang sedang dalam paceklik pangan. Harga terigu menjadi murah. Pemerintah Jepang pun menganjurkan rakyatnya mengonsumsi roti dan terigu sebagai pengganti nasi.

tofugu.com

Melihat banyak orang melahap mie, di dekat toserba hankyu, Osaka, pikiran Ando pun terbuka. Ia berfikir, mengapa tidak membuat mie dari terigu? Bukankah orang Jepang sangat menyukai mie? Apalagi mie dirasa enak, murah, tahan lama, dan tidak sulit dalam mengolahnya.

Tahun 1957, Ando membangun gubuk kayu tempatnya melakukan eksperimen pembuatan mie kering. Ando juga ingin mie kering buatannya tahan lama, dengan bumbu dan kaldu yang sudah otomatis tercampur, jadi orang-orang tidak perlu repot-repot mencampurnya sendiri.

Setelah eksperimen membuat mie berbumbu berhasil, Ando kemudian mencari cara untuk mengeringkan mie tersebut. Namun hasilnya selalu saja gagal, sampai akhirnya kondisi keuangannya memburuk. Untungnya keluarga Ando tak pernah berhenti mendukungnya meskipun banyak orang yang menganggap dia gila sebab ingin menciptakan mie instan. 
Dan akhirnya ide terakhir di dapat pria ini saat melihat sang istri menggoreng tempura. Ando kemudian memutuskan menggoreng mie bumbunya, dan voila… mie kering ala Ando pun siap dipasarkan.

Chiken Ramen Adalah Produk Pertamanya

Pada 1958, Momofuku Ando memasarkan produk pertamanya yang diberi nama Chicken Ramen. Dan memang benar, untuk menikmati mie tersebut masyarakat hanya perlu menyeduhnya menggunakan air panas terlebih dahulu. 

tofugu.com

Meskipun harganya terbilang mahal, tapi produk ini langsung diburu masyarakat karena memang pembuatannya sangat praktis. Setelah usahanya berkembang, barulah Ando mendirikan perseroan terbatas yang diberi nama Nissin Shokuhin Kabushikigaisha.

Beberapa tahun berlalu dan Ando berencana memasarkan mie buatannya ke pasar yang lebih luas lagi. Suatu ketika saat melakukan pemasaran di sebuah swalayan di Amerika, ada seorang pengunjung yang meletakkan potongan mie instan Ando dalam gelas dan menyeduhnya. Itulah yang kemudian membuat Ando berpikiran untuk membuat sebuah cup noodles yang sampai sekarang pun masih berkembang dengan baik.

Momofuku Ando memang termasuk sosok pria yang pantang menyerah dan sangat gigih. Keseriusannya membuka usaha sudah dilaksanakan sejak usianya menginjak 22 tahun, sebelum kemudian baru bisa sukses sekitar 20 tahun kemudian. Dia juga tak pantang penyerah saat banyak orang meragukan inovasinya. Coba bayangkan bila saja Momofuku Ando tidak melanjutkan idenya dan pasrah memakan roti, mungkin sekarang kita tidak bisa menyantap lezatnya mie instan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU