Rabu, 03 JUNI 2026 • 21:16 WIB

Kenapa Makanan Pesawat Lebih Asin? Ini Alasannya!

Author

Kenapa makanan pesawat lebih asin? (AI/Gemini)

INDOZONE.ID - Pesawat merupakan transportasi favorit untuk bepergian ke mana pun, terutama untuk liburan. Di pesawat kamu bisa mendapatkan banyak fasilitas, seperti makanan. 

Tapi, kenapa makanan pesawat lebih asin? Jika tidak asin, makanan pesawat terasa aneh atau tidak senikmat makanan-makanan umumnya.

Kenapa makanan pesawat lebih asin? (Freepik/wirestock)

Bahkan, camilan atau makanan yang dibawa sendiri ke pesawat, biasanya akan terasa tidak enak. Lantas, apa penyebabnya?

Udara dalam Kabin Pengaruhi Rasa

Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik rasa makanan jadi kurang enak saat dalam penerbangan. Uniknya, perubahan tidak terjadi pada makanan, tapi kondisi tubuh kamu di langit.

Baca juga: Cara Bawa Durian di Pesawat agar Aman dan Tidak Ditolak Maskapai

Perubahan kondisi tubuh dipengaruhi rendahnya kelembapan udara yang bisa lebih kering daripada di padang pasir. Itu akan mempengaruhi indera penciuman yang berkaitan dengan indera perasa.

Fakta ini merujuk pada studi dari Institut Fraunhofer, yang menilai persepsi orang terkait rasa makanan dan minuman saat berada di simulator penerbangan.

Menurut data Institut Fraunhofer, lingkungan pesawat mengurangi sensitivitas indera perasa kita sekira 30 persen. 

Ketinggian lebih tinggi dan tekanan udara yang lebih rendah menurunkan kadar oksigen dalam darah sehingga mengeringkan saluran hidung. Itu menghambat reseptor penciuman. Beberapa membandingkannya dengan pengalaman dengan makan saat flu.

Kebisingan dalam Kabin Pesawat

Selain kelembapan udara, kebisingan dalam kabin pesawat ternyata juga mempengaruhi persepsi tentang rasa sesuatu. 

Kebisingan membuat indera lain jadi lebih peka saat indera penciuman dan perasa berkurang. Nah, headphone peredam bising bisa membantu mengatasi masalah tersebut. 

Selain itu, kecemasan saat bepergian dengan pesawat dan kurangnya interaksi sosial saat makan di dalam pesawat dapat menciptakan kesan buruk terhadap pengalaman tersebut.

Lalu, peran pemasaran juga dapat mengubah anggapan bahwa rasa makanan. Penambahan keterangan makanan lebih deskriptif bisa mempengaruhi persepsi penumpang terhadap makanan di kabin pesawat.

Maskapai Berusaha Menanganinya

Sadar lingkungan saat penerbangan berpotensi membuat rasa makanan jadi kurang lezat, maskapai penerbangan pun melakukan tindakan antisipasi, yaitu dengan menambahkan garam untuk mengimbanginya. Tapi, ada risiko makanan jadi terlalu asing dengan cara tersebut.

Berdasarkan tim dapur penelitian dan pengembangan khusus Delta Air Lines, tempat para ahli kuliner menciptakan hidangan dengan mempertimbangkan kondisi kabin pesawat, berbagai bumbu hingga rempah-rempah disiapkan supaya makanan tetap enak saat dinikmati di ketinggian tanpa terlalu bergantung pada garam.

Baca juga: Aturan Bagasi Pesawat: Apa Saja Barang yang Dilarang dan Alasannya?

Antisipasi oleh Penumpang Pesawat

Penumpang pesawat pun bisa melakukan beberapa langkah antisipasi, seperti:

1. Pilih pesawat Airbus A350 dan Boeing 787 yang membuat tekanan kabin, kelembapan, dan tingkat kebisingan berkontribusi pada indera penciuman serta pengecap lebih baik.

2. Pilih makanan dan minuman dengan rasa kuat.

3. Bawa bekal sendiri dengan rasa yang telah disesuaikan.

4. Jaga tubuh tetap terhidrasi supaya merasa lebih baik sehingga makanan terasa lebih enak.

Nah, itulah penjelasan kenapa makanan pesawat lebih asin. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: HuffPost

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU