Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 15:15 WIB

Tofu,  Makanan Tradisi Kuliner dari Dinasti Han yang Masih Ada di Indonesia Hingga Kini

Author

Tofu (Freepik). 

INDOZONE.ID - Tofu yang biasa kita kenal saat ini adalah makanan yang berasal dari Tiongkok (Cina). 

Pastinya semua orang tau dengan makanan legendaris yang berasal dari Negeri Tirai Bambu ini karena saking terkenalnya. 

Tofu berbahan olahan kedelai yang diendapkan dan disimpan sehingga menjadi berbentuk padat. 

Makanan ini sudah ada sejak zaman Dinasti Han di Cina sekitar tahun 206 SM. 

Awal kemunculannya, tofu hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan pada masa itu. 

Baca juga: 7 Menu KFC Paling Favorit & Cara Dapat Promo Hemat, Termasuk Petok Duo Rp10 Ribu

Seiring berkembangnya waktu, makanan ini menjadi populer di kalangan masyarakat Cina kuno dan kemudian menyebar ke seluruh dunia, termasuk di negara Indonesia. 

Menariknya lagi, terkadang bau yang dihasilkan oleh tofu cukup mengganggu penciuman karena aromanya yang terlalu menyengat. 

Namun, di balik itu semua, makanan ini masih tetap ada hingga kini karena berkat rasanya yang lezat dan gurih. 

Tofu yang biasa kita konsumsi mungkin terlihat cukup sederhana. 

Tofu biasa bertekstur lembut dan kenyal, dengan bentuk yang padat seperti bulat ataupun kotak. 

Baca juga: Ingin Berburu Tiket 12.12? Vietjet Kasih Diskon Gede untuk Liburan ke Vietnam

Tofu memiliki keunggulan tersendiri sebagai bagian dari warisan kuliner. 

Siapa yang menyangka jika tofu memiliki sejarah yang menarik? Apakah kamu tertarik untuk mengetahui kisahnya? Mari kita simak artikel berikut ini.

Sudah lebih dari dua ribu tahun yang lalu, makanan ini mulai dikenal di kalangan masyarakat Cina. 

Inisiator dari makanan unik ini ialah Liu An, cucu dari kaisar Dinasti Han. 

Awal mulanya, tofu hanya diperuntukkan bagi kalangan bangsawan. Alasan di balik ini tidak lain karena penciptanya yaitu Pangeran Liu An, ia berasal dari kalangan bangsawan tersebut. 

Cerita ini dimulai dari eksperimen yang ia lakukan, Liu An mencampur kacang kedelai dengan garam dan membiarkannya menggumpal menjadi padat. 

Baca juga: Kerupuk Petulo, Camilan Legendaris Desa Ngabab yang Tetap Laris Sejak 1990-an

Kombinasi bahan ini menghasilkan masakan baru yang kini kita sebut tofu. Tofu bisa berbentuk kotak maupun bulat. 

Ternyata, tofu juga menjadi simbol kebudayaan negara Cina. Tofu pertama kali dikenalkan pada tahun 206 SM dan kemudian mulai menyebar ke daerah sekitar Cina, termasuk Jepang dan Korea. 

Penyebaran tofu ke Jepang dipengaruhi oleh faktor religi, yaitu terkait dengan penyebaran ajaran Buddha. Mengingat bahan-bahan pembuatan tofu berasal dari tumbuhan yang bersumber dari nabati. 

Selain negara Jepang dan Korea, penyebaran tofu bahkan sampai ke wilayah Asia Tenggara. 

Dalam persebarannya di wilayah Asia Tenggara, khususnya di Indonesia ini tofu berkembang dan biasa disebut dengan nama “tahu”. 

Baca juga: CHAGEE Hadirkan Cocoa Oolong Milk Tea dan Promo Spesial Akhir Tahun

Seiring waktu, melalui perdagangan maritim yang dilakukan oleh pedagang Cina, makanan ini tentu mulai menyebar ke Asia Tenggara. 

Para pedagang dari Cina mulai datang ke Nusantara sekitar tahun 7 M. Tentu saja mereka membawa dampak, salah satunya dalam bidang kuliner. 

Menurut jurnal INSPIRE yang berjudul “The Influence of Chinese Culinary Culture on Culinary Development in The Archipelago”, tofu telah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno. 

Penemuan kata 'taufu' pada prasasti Watukalen menjadi bukti keberadaannya. 

Baca juga: 10 Daftar Promo Makanan 12.12 2025: Solaria hingga Krispy Kreme yang Siap Bikin Perut Kenyang!

Kedatangan makanan dari Cina ke Nusantara mulai memengaruhi cara pengolahan makanan oleh masyarakat lokal, termasuk pengolahan kedelai menjadi tofu. 

Masyarakat lokal kemudian bisa memproduksi sendiri bahan ini. Saat ini, tofu kerap sekali disajikan sebagai pendamping makanan dengan berbagai cara olah yang beragam. 

Kerennya lagi tofu bisa berguna sebagai pendamping makanan berat ataupun untuk cemilan diwaktu senggang. 

Selain itu, variasi penyajian tofu dalam hidangan utama akan banyak dan beragam agar tidak terasa monoton saat dikonsumsi. 

Nah, umumnya di negara Indonesia ini, penyajian tahu bisa berupa tahu goreng. 

Baca juga: Stella Hearts2Hearts Curi Perhatian Publik setelah Ketahuan Makan Roti Say Bread Indomaret

Selain itu juga terkadang masakan di Indonesia sering menggunakan bahan makanan dari tahu, seperti sayur lodeh, opor tahu, terik tahu, dan lain-lain. 

Olahan-olahan lain dari bahan tofu, contohnya seperti sup tofu, tofu saus tiram dan lain-lain. Banyaknya inovasi dalam mengolah tofu akhirnya menjadikan makanan ini selalu bertahan sampai masa kini. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jurnal INSPIRE

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU