Martabak atau yang dikenal juga dengan istilah terang bulan menjadi salah satu santapan manis yang nikmat dimakan sebagai makanan penutup.
Martabak ini memiliki porsi yang besar, sehingga terkadang untuk menghabiskannya membutuhkan beberapa orang untuk memakannya. Karena itu, martabak mini muncul sebagai camilan martabak yang lebih kecil.
Kamu bisa mendapatkan martabak mini ini di jajanan pasar. Selain itu, kamu juga bisa membuatnya sendiri dengan beberapa resep berikut.
Untuk bisa membuat martabak mini dengan empuk dan berbagai rasa, beberapa resep berikut bisa kamu ikuti.
1. Martabak Mini Bersarang
Bahan:
125 gram tepung terigu protein sedang
180 ml air matang
3 sendok makan margarin
3 sendok makan gula pasir
2 sendok makan susu bubuk (opsional)
1 butir telur ayam
1/4 sendok teh ragi instan (fermipan)
1/2 sendok teh baking powder
kental manis secukupnya
Topping sesuai selera
Cara membuat:
Campurkan tepung terigu kering, 2 sendok makan gula pasir, ragi, baking powder, susu bubuk, dan air.
Aduk adonan sampai benar-benar tercampur sempurna dan tidak ada yang menggumpal.
Jika menggunakan baking powder double acting (BPDA), diamkan adonan selama 30 menit. Jika menggunakan baking powder single-acting, cukup diamkan 5-10 menit saja.
Selagi adonan didiamkan, oleskan margarin di loyang martabak mini.
Cairkan di atas api kompor. Kemudian diamkan sampai sedikit mendingin.
Kocok lepas telur ayam hingga tidak ada bagian putih yang menggumpal lagi.
Tambahkan margarin cair ke dalam adonan yang sudah didiamkan tadi.
Masukkan juga telur yang sudah dikocok lepas tadi.
Panaskan loyang dengan api kecil, kemudian tuangkan adonan hingga memenuhi setengah bagian lubang.
Aduk dengan sendok agar adonan menempel pada tepian loyang dan membentuk pinggiran garing, lalu tunggu sampai pinggiran martabak kering dan bagian tengahnya mengeluarkan gelembung. Taburkan sejumput gula pasir di permukaan masing-masing.
Tutupi loyang dan diamkan selama kurang lebih 5 menit. Setelah itu cungkil martabak dari loyang.
Selagi masih panas, olesi martabak dengan sisa 1 sendok makan margarin. Tuangi kental manis secukupnya.
Taburi topping sesuai selera.
2. Martabak Mini Pandan
Bahan:
125 gram tepung terigu protein sedang
150 ml air matang
30 ml sari pandan dari blenderan 4 lembar daun pandan
3 sendok makan margarin
3 sendok makan gula pasir
1 butir telur ayam
1/4 sendok teh ragi instan
1/2 sendok teh baking powder
kental manis secukupnya
Topping sesuai selera
Cara membuat:
Campurkan tepung terigu kering, 2 sendok makan gula pasir, ragi, baking powder, susu bubuk, sari pandan, dan air.
Aduk adonan sampai benar-benar tercampur sempurna dan tidak ada yang menggumpal.
Jika menggunakan baking powder double acting (BPDA), diamkan adonan selama 30 menit.
Jika menggunakan baking powder single-acting, cukup diamkan 5-10 menit saja.
Selagi adonan didiamkan, oleskan margarin di loyang martabak mini. Cairkan di atas api kompor. Kemudian diamkan sampai sedikit mendingin.
Kocok lepas telur ayam hingga tidak ada bagian putih yang menggumpal lagi.
Tambahkan margarin cair ke dalam adonan yang sudah didiamkan tadi. Masukkan juga telur yang sudah dikocok lepas tadi.
Panaskan loyang dengan api kecil, kemudian tuangkan adonan hingga memenuhi setengah bagian lubang.
Aduk dengan sendok agar adonan menempel pada tepian loyang dan membentuk pinggiran garing.
Tunggu sampai pinggiran martabak kering dan bagian tengahnya mengeluarkan gelembung. Taburkan sejumput gula pasir di permukaan masing-masing.
Tutupi loyang, diamkan selama kurang lebih 5 menit. Setelah itu cungkil martabak dari loyang.
Selagi masih panas, olesi martabak dengan sisa 1 sendok makan margarin. Tuangi kental manis secukupnya. Lalu taburi topping sesuai selera.
3. Martabak Mini Green Tea
Bahan:
250 gram tepung terigu protein sedang
50 gram susu bubuk full cream
50 gram gula pasir
3 sendok makan matcha powder
1 butir telur ayam
2 sendok makan mentega yang sudah dilelehkan
1/2 sendok teh ragi instan
1/2 sendok teh baking powder
1/2 sendok teh vanili
300 ml air hangat
margarin untuk olesan secukupnya
Cara Membuat:
Campur tepung terigu, baking powder, susu bubuk full cream, vanili, bubuk green tea, dan ragi instan, aduk hingga tercampur rata.
Kocok telur bersama gula pasir sampai mengembang, lalu masukkan mentega cair sambil terus diaduk.
Susul dengan menuangkan campuran terigu tadi.
Tuangi air hangat sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
Tutup rapat adonan dengan plastik dan diamkan selama minimal 4 jam.
Jika adonan sudah terfermentasi sempurna, siapkan loyang martabak mini.
Panaskan loyang di atas api kompor sampai panas sambil diolesi margarin, lalu tuangkan Adonan hingga memenuhi setengah bagian loyang.
Tunggu sampai terbentuk gelembung udara pada adonan di loyang, lalu kecilkan api dan tutup.
Jika adonan setengah matang, taburi gula secukupnya, kemudian tutup lagi dan tunggu sampai matang.
Setelah adonan matang sempurna, beri toping kitkat di atasnya.
4. Martabak Mini Red Velvet
Bahan:
125 gram tepung terigu protein sedang
180 ml air matang
3 sendok makan margarin
3 sendok makan gula pasir
1 butir telur ayam
1/4 sendok teh ragi instan
1/2 sendok teh baking powder
pewarna makanan merah secukupnya
kental manis secukupnya
Topping secukupnya
Cara membuat:
Campurkan tepung terigu kering, 2 sendok makan gula pasir, ragi, baking powder, susu bubuk, dan air.
Aduk adonan sampai tercampur sempurna dan tidak ada yang menggumpal. Tambahkan pewarna makanan secukupnya jika sudah tercampur.
Jika menggunakan baking powder double acting (BPDA), diamkan adonan selama 30 menit. Jika menggunakan baking powder single-acting, cukup diamkan 5-10 menit saja.
Selagi adonan didiamkan, oleskan margarin di loyang martabak mini.
Cairkan di atas api kompor. Kemudian diamkan sampai sedikit mendingin.
Kocok lepas telur ayam hingga tidak ada bagian putih yang menggumpal lagi.
Tambahkan margarin cair ke dalam adonan yang sudah didiamkan tadi.
Masukkan juga telur yang sudah dikocok lepas tadi.
Panaskan loyang dengan api kecil, kemudian tuangkan adonan hingga memenuhi setengah bagian lubang.
Aduk dengan sendok agar adonan menempel pada tepian loyang dan membentuk pinggiran garing.
Tunggu sampai pinggiran martabak kering dan bagian tengahnya mengeluarkan gelembung. Taburkan sejumput gula pasir di permukaan masing-masing.
Tutupi loyang, diamkan selama kurang lebih 5 menit, setelah itu cungkil martabak dari loyang.
Olesi martabak dengan sisa 1 sendok makan margarin.
Tuangi kental manis secukupnya, lalu taburi topping sesuai selera.
5. Martabak Mini tanpa Telur
Bahan:
120 gram tepung terigu serbaguna
180 ml air
1 sendok makan tepung topioka
1 sendok makan susu bubuk
2 sendok makan gula pasir
1/2 sendok teh vanili
1/2 sendok teh baking powder
1/2 sendok teh baking soda
Cara Membuat:
Masukkan tepung terigu ke dalam wadah, lalu tuangi air sedikit demi sedikit. Aduk rata dengan whisk.
Nah, itulah beberapa cara membuat martabak mini yang dapat kamu coba. Pastikan mengikuti langkah membuatnya dengan benar agar mendapatkan hasil yang sempurna.