Salah satu tempat makan favorit di Stasiun Gondangdia (Z Creators/Vivi Sanusi)
Stasiun Gondangdia yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat ternyata sering menjadi destinasi pecinta kuliner. Sebab, ada deretan lapak kuliner lezat dan nikmat yang menjadi surga bagi pemburu kuliner khususnya para pekerja. Menariknya, meskipun area kuliner ini berada di gang kecil Jalan Srikaya II tepatnya di samping stasiun dan sekitar Masjid Cut Meutia, beberapa di antaranya bahkan sudah menjadi langganan Presiden, menteri, artis hingga YouTuber.
Berikut pilihan kuliner di Stasiun Gondangdia yang bikin lidah enggak berhenti bergoyang, Terpenting, tentunya kuliner ini ramah di kantong pekerja:
Buat yang rindu dengan kuliner khas Jogja, Gudeg Jogja Bu Tinah Gondangdia bisa menjadi pengobat kangen. Cita rasanya gudegnya manis gurih, kreceknya juga enggak pedas. Gudeg, krecek ditambah opor ayam dan telur pindang, dibanderol cuma Rp28 ribu saja. Tapi, kalau cuma minta tambahan telur, kamu cukup membayar Rp18 ribu saja.
Gudeg Jogja Bu Tinah merupakan salah satu kuliner legendaris di Stasiun Gondangdia karena sudah berjualan sejak 1986 alias sudah lebih dari 35 tahun menyaji. Enggak heran kalau gudeg ini digemari sama dan menjadi langganan Presiden Soeharto, Presiden Megawati Soekarnoputri, Anies Baswedan, Erick Thohir hingga artis dan YouTuber lainnya.
Warung Gudeg Bu Tinah buka setiap hari mulai pukul 06.00 - 16.00 WIB.
Rumah Makan yang berada di samping Masjid Cut Meutia ini menjadi salah satu favorit yang tak pernah sepi pelanggan. Harga makanan yang ditawarkan juga ramah di kantong lho, mulai Rp3 ribu hingga Rp20 ribu kamu sudah bisa menikmati berbagai pilihan makanan serta lauk-pauk yang tersedia di sini.
Konsep rumah makan ini adalah Sunda Prasmanan jadi makanan disajikan di meja panjang. Kamu bebas memilih makanan yang disuka dan mengambil berbagai jenis lalapan serta sambal sepuasnya.
Rumah makan ini menyajikan sekitar 30 macam menu mulai dari tahu, tempe, ayam, ikan hingga aneka tumisan sayuran. Rumah Makan Ibu Ida buka mulai dari pukul 08.00 - 23.00 WIB.
Kedai Soto Betawi Bu Yanti letaknya enggak terlalu jauh dari Gudeg Jogja Bu Tinah. Lokasinya di Jalan Srikaya II, warung soto Betawi ini berdiri sejak 2002.
Dalam sehari, pemilik kedai bisa menjual ratusan porsi soto Betawi karena cita rasanya sotonya yang nikmat, daging sapinya empuk dan lembut. Selain menu soto juga tersedia sop kaki sapi, iga dan jeroan seperti paru, kikil, babat serta soto ayam. Warung ini buka setiap Senin-Sabtu dari pukul 07.00-19.00 WIB.
Dengan merogoh kocek Rp23 ribu kamu sudah mendapat semangkuk soto ayam beserta nasi dan Rp34 ribu untuk soto atau sopnya.
Puas bersantap, saatnya berburu dessert. Nah, di sekitaran Stasiun Gondangdia, ada gerobak Es Cendol Durian Bandung yang wajib dicoba. Letak gerobaknya persis di pintu samping Masjid Cut Meutia.
Segarnya es cendol ini menjadi buruan berbagai instansi pemerintah serta perusahaan swasta. O
lahan cendol racikan sendiri dan memakai durian Ucok dari Medan, yang membuat es cendol ini memikat hati dan lidah para penikmat.
Sebagai pelepas dahaga, es cendol tanpa durian harganya cuma Rp7 ribu sedangkan bila ditambah durian kamu cukup membayar Rp13 ribu saja.
Setiap hari gerobak cendol ini bisa menjual hingga 400 cup.
Itulah 4 rekomendasi kuliner lezat di Stasiun Gondangdia yang enggak perlu diragukan lagi kenikmatannya. Apalagi beberapa di antaranya menjadi langganan Presiden Indonesia. Kamu pernah mencoba?
Artikel Menarik Lainnya:
Jalanan di Turki Mirip Showroom, Ini Alasan Pemilik Mobil Senang Parkir di Luar Rumah
Abi Ismail, Sosok di Balik Foto Liburan Artis di Eropa: Mulai Gading hingga Kiky Saputri
Dijuluki Jepangnya Indonesia, Ini 3 Fakta Menarik Tegal yang Bikin Melongo
Kisah Sepasang Batu yang Memilukan di NTT, Konon Sering Berpindah-pindah Secara Misterius
Berburu Undangan Pernikahan Murah di "Kolong" Pasar Tebet, Kaesang-Erina Pesan di Sini?
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: