Bang Soden menyiapkan makanan (Z Creators/Robi Juniarta)
Beberapa orang rela mengantre di restoran atau tempat makan hingga berjam-jam demi mendapatkan makanan yang sedang viral. Enggak hanya rasanya yang enak, beberapa restoran menjadi incaran karena proses pembuatan dan menu yang unik.
Di bawah ini ada 5 rekomendasi makanan yang antrenya bikin geleng-geleng kepala, ada apa saja? Simak yuk!
Tahu Kupat Pak Gombloh sudah ada sejak 1970. Awalnya, Pak Gombloh jualan berkeliling di wilayah kota Solo menggunakan gerobak, kini ia mangkal di Jl. Perintis Kemerdekaan No.62, Bumi, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Untuk menikmati tahu kupat legendaris ini kamu cukup membayar Rp8 ribu per porsi. Kalau mau tambah telur, tinggal tambah Rp3 ribu lagi.
Untuk minumannya, bisa kamu nikmati dengan harga mulai dari Rp2 ribuan per gelas.
Dalam sehari, enggak kurang dari 700 porsi tahu kupat ludes terjual. Karena buka dari jam 06.00, biasanya warung ini selalu ramai sejak pagi, makanya kalau mau menikmati seporsi kenikmatan ini kamu harus datang sebelum siang hari.
Baca Selengkapnya: Jangan Kesiangan! Demi Tahu Kupat “Murah” Ini Warga Solo Rela Antre dari Subuh!
Salah satu kuliner yang viral dan fenomenal di Tebet, Jakarta Selatan, justru adanya di kaki lima dan berbentuk gerobakan, apalagi kalau bukan Bakso Gondrong. Bakso ini sudah sangat populer sejak 1999. Banyak artis sampai YouTuber yang penasaran mencicipi sajian bakso ini. Usut punya usut, ternyata nama Bakso Gondrong berasal dari penampilan sang pemilik yang berambut gondrong.
Meski lapaknya baru buka jam 11.00 tapi biasanya antrean sudah nampak dari jam 10.00 WIB. Selain antre di samping gerobak, enggak sedikit juga yang antre di dalam mobil. Pokoknya kamu harus sabar!
Baca Selengkapnya: Edan! Ribuan Butir Bakso Gerobak Ini Ludes Setiap Hari, Antrenya Panjang Kamu Harus Sabar!
Sama seperti warung mie instan umumnya. Mie Soden menyajikan mie instan rebus atau goreng sebagai menu andalannya. Kalian bisa pilih porsi biasa atau jumbo. Selain dengan bumbu mie instan, Mie Soden diolah dengan tambahan bahan seperti bawang putih, potongan sawi, cabai rawit dan telur orek.
Lalu, kenapa antreannya mengular bahkan ada yang rela antre sampai 2 jam? Ternyata karena juru masaknya hanya satu orang, yakni sang tuan rumah alias pemilik warung yang bernama Soden. Sementara dua orang lainnya bertugas sebagai pramusaji. Buka sejak pukul 18.00, semakin malam, warung ini semakin kebanjiran pelanggan. Tipsnya, datanglah lebih awal karena pesanan akan dibuat sesuai dengan nomor urut yang telah disediakan.
Baca selengkapnya: Demi Makan Mie Soden, Pelanggan Harus Antre Sampai 2 Jam! Apa Sih Istimewanya?
Warung Siam menyajikan masakan rumahan Thailand dengan rasa yang otentik alias persis seperti aslinya. Hal ini karena pemilik Warung Siam adalah seorang expatriat asal Thailand, Theerapat Yootarnom, yang menikah dengan orang Bali. Semua masakan Thai di Warung Siam dimasak sendiri olehnya.
Resto ini juga menyajikan menu versi vegan dan vegetarian. Mulai dari Pad Thai, Tom Yam Goong, Green Curry Chicken hingga mango sticky rice. Mau nyobain makanan Thailand otentik? Sebaiknya kamu datang setelah jam makan siang biar enggak perlu antre.
Kalau di malam hari, datanglah lebih awal karena Warung Siam tutup jam 20.00 WITA.
Baca Selengkapnya: Bukan Nasi Pedas, Tapi Turis Rela Antre di Warung Siam Ubud Demi Seporsi Menu Ini!
Kedai Kurukahveci Mehmet Efendi letaknya di gang sempit Turki, diapit ratusan toko. Kedai berusia 151 tahun ini menjual kopi sangrai bubuk khas Turki. Kalau ke sini kamu harus siapkan kesabaran dan waktu ekstra, karena antrenya sejak pagi. Kurukahveci Mehmet Efendi menggunakan biji kopi arabika.
Setiap hari, ribuan bungkus kopi berbagai ukuran terjual. Harganya sekitar Rp14 ribu, untuk 100 gram kopi bubuk.
Meski produknya bisa ditemukan di supermarket dan minimarket seluruh Turki, para penikmat kopi dan pelancong dunia lebih memilih datang langsung ke sini. Mereka menikmati aroma biji kopi yang baru dipanggang. Saat ini Kopi Kurukahveci Mehmet Efendi sudah diekspor ke lebih dari 55 negara di Eropa, Amerika, Asia, Australia dan Afrika dalam kemasan modern.
Baca Selengkapnya: Ratusan Orang Rela Antre Berjam-jam Demi Kopi Sangrai Turki, Apa Istimewanya?
Itulah 5 warung dan kedai yang enggak pernah sepi pembeli. Banyak yang rela antre untuk menikmati kelezatan makanannya. Kamu pernah coba yang mana?
Artikel Menarik Lainnya:
Oops! Malam Tahun Baru, Orang Turki Pakai Underwear Merah Sampai Banting Delima, Kenapa?
Toko dan Mal di Prancis Selalu Tutup di Hari Minggu, Kecuali...
Fans Berat Argentina Asal Sulbar Tunaikan Nazar Jalan Kaki 6 Km usai Kemenangan Messi CS
Hidden Valley Hills, Purwakarta Rasa Eropa bak Negeri Dongeng di Alam Nyata
Cerita Mistis Gerbong Kereta Jenazah Milik Keraton Surakarta, Ternyata Baru Sekali Dipakai
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: