Reaksi para bule saat menyicipi kolak pisang. (TikTok/laurence_benson)
Saat mencoba memakan kolak pisang, reaksi para bule ini sungguh kocak mengguncang perut. Bagaimana tidak, saat memakan kolak pisang mereka langsung merasa jika mereka adalah bagian dari orang beragama Islam.
Hal ini terungkap lewat video reaksi bule makan kolak yang diunggah oleh akun TikTok @laurence_benson. Dalam video tersebut para bule semula menganggap kolak pisang adalah makanan yang aneh tapi manis.
Baca Juga: Kesan Bule Nyobain Papeda Ikan Kuah Maluku, Sebut Bentuknya Aneh seperti Vaseline
"Apakah ini bubur pisang?" tanya salah seorang bule.
Saat mencicipi kolak pisang, para bule pun kaget dengan rasanya yang manis dan gurih. Para bule pun mempertanyakan asal mula makanan kolak pisang ini.
Bule yang menantang para bule lainnya untuk makan kolak pisang pun menceritakan jika kolak pisang biasanya disajikan saat bulan Ramadhan, lebih tepatnya untuk berbuka puasa.
"Ini makanan apa emangnya?" tanya salah seorang bule.
"Ini makanan yang biasa disantap saat Ramadhan dan berbuka puasa," jawab bule penantang.
Mendengar hal tersebut, salah seorang bule pun langsung mencetuskan kalimat pertanyaan apakah dirinya kini sudah beragama Islam lantaran memakan makanan orang Islam di bulan Ramadhan.
"What? Apakah sekarang aku sudah Islam?" tanya bule dengan ketus.
Kolak pisang menjadi makanan yang identik disajikan pada bulan Ramadhan. Hal ini lantaran rasanya yang manis cocok dimakan untuk meredakan lidah yang seharian tidak mengonsumsi apapun.
@laurence_benson Trying KOLAK for first time #fyp #revealyourbeauty
? original sound - Laurence Benson
Baca Juga: Kolak Jadi Takjil Favorit Dokter Cantik Indah Kusuma, Sampai Kangen dengan Kelezatannya
Namun, ada pula bule yang terlihat tidak suka dengan kolak pisang lantaran ia seakan ingin muntah setelah menyicip makanan tersebut.
"Aku suka susu, aku suka pisang, tapi aku tidak suka ini," ungkapnya.
Meski begitu, bule lainnya tetap menyukai santapan tersebut dengan memberikan nilai yang sempurna untuk kolak pisang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: