Tanaman bunga rosella. (Z Creators/Nadhila Zahrin)
Budidaya bunga rosella dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Rosella di Kampung Delingseng, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten.
Uniknya, hanya dengan beranggotakan 10 ibu rumah tangga, tanaman langka bunga rosella tersebut mampu diolah menjadi produk teh kering dan produk minuman kemasan.
Anggota KWT Rosella, Nuratul Komariah mengatakan alasan memilih mengembangkan tanaman bunga rosella, karena bunganya dipercaya memiliki banyak manfaat. Dimana selain kaya akan antioksidan, juga mampu menurunkan kolesterol dan gula darah.
"Kami bersama KWT bersama-sama memanfaatkan lahan yang tidak produktif di lingkungan kami untuk mengembangkan tanaman bunga rosella ini yang bunganya bisa kita olah jadi produk teh dan minuman," kata Komariah.
Komariah menjelaskan setiap masa panen, sedikitnya KWT Rosella mampu memanen 5 kg bunga rosella. Untuk teh kering kelopak rosella, KWT menjual dengan harga Rp15 ribu per 100 gramnya. Sedangkan untuk rosella yang sudah diolah menjadi minuman dijual seharga Rp7.500 per botol nya.
Artikel menarik lainnya:
Kuliner “Aneh” dari Pekalongan Gulai Kambing Dicampur Kacang Ijo, Piye Rasane?
Wujud Ikan Pembawa Sial, Tak Ada yang Berani Makan Bak Siluman Bisa Lolos dari Banjir
Jangan Tercengang, Angkringan Ternyata Bukan dari Yogyakarta Tapi dari Dusun Kecil Ini!
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: