Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 16 JULI 2025 • 12:00 WIB

Jangan Tertipu Namanya! Ini Sejarah Unik di Balik Sosis Solo yang Bikin Kangen

Jangan Tertipu Namanya! Ini Sejarah Unik di Balik Sosis Solo yang Bikin KangenSosis Solo Khas Jawa Tengah. (Youtube/ Dapur Nana's)

INDOZONE.ID - Buat kamu yang pernah nyicipin Sosis Solo, pasti sempat mikir “Ini di mana sosisnya?” Bentuknya sih lebih mirip risol atau dadar gulung, tapi namanya tetap “sosis”. Kok bisa ya?

Ternyata, nama Sosis Solo nggak muncul sembarangan. Di balik kelezatan jajanan ini, tersimpan cerita menarik soal adaptasi budaya dan kreativitas dapur khas masyarakat Solo di masa kolonial.

Bukan Sosis Biasa, Tapi Adaptasi Cerdas dari Zaman Penjajahan

Semua berawal dari masa penjajahan Belanda, ketika hidangan Eropa mulai masuk ke dapur-dapur kerajaan dan masyarakat lokal. Salah satunya adalah sosis yang aslinya terbuat dari daging cincang yang dibungkus usus hewan.

Nah, konon ceritanya, saat Kerajaan Mataram Kuno mau menjamu tamu dari Belanda, mereka ingin menyajikan hidangan yang “mirip” sosis. Tapi karena bahan seperti usus hewan sulit didapat atau bahkan dianggap nggak lazim digunakan, akhirnya koki kerajaan mencari jalan lain.

Solusinya? Mereka tetap memakai isian daging cincang, tapi membungkusnya dengan dadar tipis dari telur dan tepung, lalu digulung dan digoreng hingga matang. Ternyata, kreasi ini berhasil bikin para tamu Belanda ketagihan.

Mereka pun menyebutnya sebagai “sosis dari Solo”, dan sejak saat itulah makanan unik ini dikenal sebagai Sosis Solo.

Baca juga: Resep Sosis Solo Asli Jawa Tengah, Begini Cara Membuatnya!

Dulu untuk Tamu Kerajaan, Sekarang Jadi Jajanan Legendaris

Jangan Tertipu Namanya! Ini Sejarah Unik di Balik Sosis Solo yang Bikin KangenSosis Solo. (pasarnegeri.com)

Seiring waktu, Sosis Solo berkembang dari kudapan bangsawan jadi camilan rakyat. Bisa ditemukan di pasar tradisional, toko oleh-oleh, sampai restoran kekinian. Tapi satu yang nggak berubah, rasanya tetap bikin nagih.

Biasanya, Sosis Solo berisi tumisan daging ayam atau sapi dengan bumbu gurih-manis khas Jawa. Dibungkus kulit dadar lembut, lalu digoreng hingga kecokelatan. Teksturnya lembut, rasanya kaya rempah, dan cocok banget buat camilan sore atau teman minum teh.

Beberapa versi modern bahkan menambahkan varian isi, seperti abon, keju, atau sambal, biar lebih kekinian dan sesuai selera anak muda.

Kenapa Wajib Kamu Coba?

Sosis Solo bukan cuma soal rasa, ini tentang cerita sejarah, inovasi kuliner, dan warisan budaya. Buat kamu yang suka jajan tapi juga pengen tahu cerita di balik makanan, ini salah satu menu yang wajib dicoba kalau lagi main ke Solo.

Dan tenang aja, meski namanya agak menipu, Sosis Solo tetap halal dan lokal banget. Tanpa bahan aneh-aneh, hanya cita rasa khas Jawa yang otentik dan penuh nostalgia.

Baca juga: Resep Sosis Solo Khas Jawa Tengah, Gurih dan Praktis Dibuat di Rumah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikimedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Tertipu Namanya! Ini Sejarah Unik di Balik Sosis Solo yang Bikin Kangen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!