Selasa, 17 MARET 2026 • 09:51 WIB

Jalur Pendakian Gunung Sibayak yang Wajib Diketahui, dari Mudah hingga Ekstrem

Author

Gunung Sibayak dari kejauhan. (Wikipedia/swifant)

INDOZONE.ID - Bagi para pecinta hiking, nama gunung Sibayak sudah tak asing terdengar. Gunung yang terletak di kawasan Berastagi, Kabupaten Karo ini menjadi salah satu destinasi pendakian populer di Sumatera Utara.

Gunung Sibayak memiliki ketinggian 2.094 mdpl, cocok bagi pendaki pemula yang ingin merasakan sensasi pertama kali naik gunung.

Namun sebelum mendaki, kamu perlu tahu dulu bahwa gunung Sibayak memiliki beberapa jalur pendakian dengan tingkat kesulitan berbeda.

Baca juga: Pencinta Alam Wajib Tahu: Mulai 6 Maret, Tiket Pendakian Gunung Rinjani Bisa Dipesan!

Secara umum, ada tiga jalur pendakian gunung Sibayak untuk mencapai ke puncak. Di artikel ini, kita akan bahas secara lengkap!

Jalur Pendakian Gunung Sibayak

Seperti dijelaskan sebelumnya, tiga jalur utama pendakian gunung Sibayak adalah jalur Desa Semangat Gunung (Raja Berneh), jalur Desa Jaranguda dan jalur 54 yang terkenal paling menantang.

Ketiga jalur ini diklasifikasikan sesuai dengan pengalaman dan kemampuan fisik seorang pendaki. 

Berikut ini penjelasan dari ketiga jalur tersebut:

1.  Jalur Desa Jaranguda

Jalur ini merupakan rute paling populer khususnya bagi seorang pemula atau wisatawan yang hanya sekadar menikmati sunrise.

Disebut rute populer untuk pemula karena memiliki trek yang relatif landai dan mudah diikuti.

Titik awal rute dimulai dari Desa Jaranguda yang berada 3 kilometer dari Kota Berastagi. Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk ke puncak gunung sekitar 1-2 jam.

Medan pada jalur ini jalan tanah, yang sebagiannya ada jalur bebatuan. Tingkat kesulitan jalur ini masuk kategori mudah hingga menengah.

Sepanjang perjalanan, kamu akan melewati hutan tropis dengan pepohonan tinggi serta jalur terbuka yang menyajikan pemandangan indah dataran tinggi Karo.

2. Jalur Desa Semangat Gunung/Raja Berneh

Jalur ini juga dianggap paling cocok untuk kaum pemula karena memiliki medan yang rapi dan tidak terlalu curam. Kamu juga nggak perlu menyiapkan stamina berlebih karena pendakian di rute ini relatif lebih cepat yakni 2-3 jam untuk mencapai puncak.

Karena jalur ini dimulai dari kawasan pemandian air panas Sidebuk-debuk, kamu bisa langsung mengistirahatkan tubuh dengan mandi air panas usai turun dari puncak gunung Sibayak.

Tak hanya itu, jalur ini sudah beraspal jadi bisa dilalui kendaraan untuk memudahkan logistik para pendaki.

3. Jalur 54

Jalur 54 merupakan yang paling menantang di antara semuanya. Jalur ini cocok bagi pendaki yang sudah berpengalaman atau pencinta medan berat.

Dinamakan Jalur 54 karena diambil dari lokasi pintu masuk yang berada di kilometer 54 dari Kota Medan, tepatnya di kawasan Penatapan.

Karakteristik jalur ini sangat menantang dan liar. Sepanjang jalan, kamu akan melewati hutan tropis yang lebat, tanjakan curam, akar pohon yang harus dipanjat, dan jalur tanah yang licin (apalagi saat hujan).

Jika lewat jalur ini, jangan harap bisa cepat sampai ke puncak. Karena punya medan yang terjal dan menantang, estimasi waktu yang dibutuhkan sekitar 4 hingga 5 jam, atau bahkan lebih, tergantung stamina fisik.

Karena tingkat kesulitannya tinggi, jalur ini tidak disarankan untuk pendaki berpengalaman.

Pesona Gunung Sibayak

Kawah yang ada di puncak gunung Sibayak. (Wikipedia/Zapata1000)

Gunung Sibayak memiliki sejumlah daya tarik yang layak untuk dikunjungi. Daya tarik utama gunung ini bukanlah puncak berupa tanah datar, melainkan kawah aktifnya yang luar biasa.

Begitu tiba di atas, kamu akan disambut oleh lanskap berbatu berwarna putih kekuningan akibat endapan belerang, serta suara gemuruh uap panas bumi yang keluar dari celah bebatuan.

Baca juga: Menikmati Pemandian Air Panas di Sidebuk-debuk, Berlatar Pemandangan Indah Gunung Sibayak

Puncak gunung Sibayak dikenal sebagai Puncak Takal Kuda. Dari situ, kamu bisa melihat hamparan dataran tinggi Berastagi serta Gunung Sinabung yang berada di seberangnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU