7 Tempat Wisata Edukasi di Jakarta yang Seru untuk Liburan Keluarga (Instagram/ragunanzoo)
INDOZONE.ID - Liburan bareng keluarga itu selalu jadi momen yang dinanti-nanti. Apalagi kalau bisa sekalian bikin anak-anak senang, orang tua juga ikut happy. Tapi, liburan nggak harus selalu ke tempat main atau mall.
Nah, di Jakarta sendiri ada banyak pilihan tempat wisata edukasi yang cocok buat anak-anak. Ada yang ngajak anak-anak nyobain profesi impian mereka, mengenal hewan, sampai menjelajahi bangunan bersejarah.
Nah, berikut ini 7 rekomendasi tempat wisata edukasi di Jakarta yang cocok banget untuk liburan keluarga:
Taman Margasatwa Ragunan (google foto/ Fitri Larasati)
Kalau anak-anak suka banget lihat hewan, Ragunan bisa jadi pilihan yang pas buat liburan. Di sini, kamu bisa jalan-jalan sambil mengenalkan anak pada berbagai jenis satwa seperti gajah, harimau, jerapah, orangutan, dan masih banyak lagi.
Tempatnya juga cukup luas dan rindang, jadi nyaman banget buat jalan santai bareng keluarga. Selain itu, ada juga Pusat Primata Schmutzer yang dirancang khusus buat belajar tentang kehidupan primata.
Harga Tiket: Rp 3.000 (anak-anak) dan Rp 4.000 (dewasa)
Lokasi: Jl. Harsono Rm Dalam No.1, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Baca juga: 5 Tempat Wisata Edukatif di Depok yang Seru untuk Liburan Anak
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) (Traveloka)
TMII bisa dibilang paket komplit buat liburan keluarga. Di sini ada anjungan dari tiap provinsi lengkap dengan rumah adat, baju tradisional, alat musik, dan budaya khas daerahnya.
Nggak cuma itu, TMII juga punya banyak museum dan wahana menarik seperti, Museum Transportasi, Museum Penerangan, Taman Burung, Taman Legenda, dan kereta gantung yang bisa jadi pengalaman seru buat anak-anak.
Harga Tiket: Rp 25.000 per orang
Lokasi: Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13820
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan