Kamis, 14 NOVEMBER 2024 • 19:00 WIB

Ritual Seblang, Nikmati Liburan Sambil Belajar Budaya Masyarakat Osing Banyuwangi

Author

Ritual Seblang masyarakat Osing di Banyuwangi

INDOZONE.ID - Bagi kalian yang ingin menikmati liburan tetapi tetap ingin belajar mengenai budaya yang ada di Indonesia, Banyuwangi menjadi pilihan yang tepat.

Pasalnya, ada salah satu kelompok masyarakat di kota ini yang memiliki sebuah tradisi yang rutin diadakan saat liburan hari besar.

Tradisi ini berasal dari pemukiman masyarakat Osing di Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Banyak orang mengenalnya dengan sebutan Ritual Seblang.

Penamaan ritual Seblang ini juga memiliki makna yang mendalam, yaitu berasal dari gabungan kata "sebele" dan "ilang" yang berarti kesialannya bisa hilang.

Ritual biasanya bertujuan untuk mendapatkan berkah atau rezeki dari Sang Pencipta. Ritual Seblang pun tidak luput dari tujuan ini.

Masyarakat Osing, terutama yang berada di Desa Olehsari dan Desa Bakungan, melakukan ritual Seblang sebagai upaya bersih-bersih desa, dengan harapan desa mereka bisa tetap tenteram, aman, dan terhindar dari malapetaka dan bahaya.

Baca Juga: Onam, Pesona Festival Panen dan Ritual Penuh Warna dari Kerala India

Walaupun sama-sama melakukan ritual Seblang, Desa Olehsari dan Desa Bakungan juga memiliki perbedaan dalam pelaksanaannya.

Di Desa Olehsari, ritual Seblang dilakukan saat bulan Syawal tepatnya pada liburan setelah Idul Fitri dengan penari yang melakukan ritual tersebut adalah seorang gadis muda.

Sedangkan di Desa Bakungan, ritual Seblang dilakukan setelah Idul Adha dengan penari yang melakukan ritual adalah penari yang sudah tua.

Dalam pelaksanaannya, ritual ini dilakukan dengan berbagai tahapan dan ketentuan seperti pada penari, waktu, pakaian yang dipakai, hingga sesajen yang dipersembahkan.

Ritual Seblang masyarakat Osing di Banyuwangi

Pada Desa Bakungan, penari yang membawakan tarian adalah wanita berumur 50 tahun atau yang sudah menopause dan mereka haruslah memiliki keturunan dari penari Seblang terdahulu karena diyakini mereka telah menerima wangsit dan memiliki kekuatan magis.

Sedangkan ritual Seblang yang banyak dikenal masyarakat luas adalah seblang yang dilakukan oleh Desa Olehsari dengan penari seorang gadis perawan dan masih keturunan dari penari seblang sebelumnya.

Ciri khas penari Seblang terletak pada penutup kepala yang mereka pakai disebut dengan Omprok. Omprok ini terbuat dari daun pisang dan bermacam-macam bunga.

Baca Juga: Uniknya Ritual Keagamaan di India, Saling Lempar Kotoran Sapi Tanpa Rasa Jijik

Ritual Seblang masyarakat Osing di Banyuwangi

Tahapan ritual Seblang dimulai dengan meminta izin ke makam leluhur, lalu mengambil air suci untuk penyucian diri, setelah itu masyarakat lain menyiapkan berbagai syarat yang terdiri dari sabrang, ketan wingko, tumpeng, kinangan, bunga 500 biji, tumpeng takir, dan boneka perempuan yang terbuat dari tempurung kelapa dan kain, selanjutnya dipanjatkan doa-doa tolak bala, dan kemudian dimulailah tarian oleh penari Seblang.

Ciri khas lain tari Seblang ada pada saat penari mengajak penonton untuk ikut menari atau yang disebut dengan "tundik" atau "ngibing". Ritual ini sudah banyak diketahui masyarakat luas dengan adanya perkembangan informasi seperti pada aplikasi TikTok dan Instagram.

Dengan adanya tradisi ini selain bisa melestarikan budaya leluhur kita juga bisa menikmatinya sebagai hiburan di kala liburan.

 


Banner Z Creators Undip.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Haluan Sastra Budaya

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU